HALO JEMBER – Dunia percintaan, terdapat dua ending. Bahagia dan duka. Dua hal yang bertolak belakang itu, tidak hanya di dunia film tapi juga nyata.
Bagi yang berakhir bahagia atau happy ending. Tentunya senang luar biasa. Namun, bila berakhirnya sengsara, maka orang tersebut pasti terpukul. Dalam dunia percintaan tidak sedikit orang menghalalkan segala cara, bahkan memakai mantra pelet pengasihan
Arti Mantra
Dalam tulisan Imam Basuki, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember, pada Oktober 2020, tentang ‘Sastra Lisan dan Humaniora: Fitur Bahasa Dalam Mantra Pengasihan’. Mantra dimaknai sebagai doa sakral kesukuan yang mengandung magis dan kekuatan gaib dan dimanfaatkan sebagai sarana untuk meraih sesuatu yang diinginkan sang pemantra (Saputra, 2007).
Mantra juga disebut sebagai media komunikasi yang menggunakan unsur bahasa dengan makhluk gaib agar memenuhi keinginan manusia yang mengucapkan mantra.
Baca Juga: Ciri-Ciri Orang Punya Khodam Pelindung
Berdasarkan fungsinya, mantra digunakan untuk mencapai berbagai tujuan. Seperti:
- menyembuhkan penyakit,
- mengusir roh jahat,
- melancarkan rezeki,
- memperoleh,
- mempertahankan jabatan, dan
- memperoleh jodoh (Daud, 2010).
Baca Juga: Kisah Keris Sampana Carita dari Tanah Banjar. Selalu Diburu dan Ingin Dibuatkan Kembarannya
Salah satu jenis mantra yang sampai saat ini masih diminati orang adalah mantra pengasihan atau ilmu pelet. Mantra pengasihan adalah salah satu ilmu spiritual yang tujuannya untuk menjerat perhatian dan menumbuhkan rasa cinta kasih terhadap orang yang dicintainya. (Saputra, 2007).
Terdapat kata-kata yang cukup familiar bagi masyarakat Indonesia terkait mantra pengasihan atau percintaan ini. Yaitu,”Cinta Ditolak Dukun Bertindak”.
Baca Juga: Asal Muasal Keris, Biar Tidak Mudah Tertipu
Berikut lima jenis mantra pengasihan:
- Lintrik
Mantra pengasihan jenis listrik ini bagi masyarakat Jawa merupakan hal yang sering didengar. Media dalam pengalaman ilmu pelet jenis lintrik ini memakai kartu lintrik. Bagi masyarakat Jawa, mantra pengasihan Lintrik merupakan jenis pengasihan yang sudah sering didengarnya.
Media yang digunakan dalam pengamalan ilmu pelet ini adalah sebuah kartu lintrik atau orang biasa menyebutnya dengan kartu domino Belanda. Bentuk kartunya memanjang seperti kartu domino. Namun, warnanya hanya hitam dan putih.
Seseorang yang ingin melakukan pelet pada orang yang disukai (yang dijadikan target) biasanya menyerahkan foto orang tersebut kepada dukun Lintrik.
Selanjutnya, sang dukun atau orang yang menguasai ilmu ini akan melakukan pelet menggunakan kartu Lintrik pada target peletnya. Dampak yang diakibatkan oleh ilmu ini sangat luar biasa, orang yang terkena ilmu ini akan tergila-gila kepada si pemesan mantra.
Jika sang korban pelet tidak bertemu dengan orang yang melakukan pelet, maka pikirannya akan terus menerus merasa gelisah, stres bahkan hingga demam. Bahkan, lebih gila lagi. Ilmi pelet lintrik ini bisa menjangkau sampai ke luar negeri.
- Semar Mesem
Mantra pengasihan ini mengambil nama yang ada dari salah satu tokoh punokawan di dalam cerita perwayangan. Semar sendiri adalah tokoh yang sakti mandraguna, oleh karena itu nama semar disematkan dalam mantra ini.
Saking terkenal dan saktinya pengasihan mantra semar mesem ini, juga dijadikan syair sebuah lagu koploan. Mantra Semar Mesem merupakan pelet yang praktis karena pengguna mantra ini hanya tinggal mengamalkan mantra khusus yang berbahasa Jawa secara rutin. Orang yang terkena mantra pengasihan jenis ini akan merasakan cinta yang tiba-tiba muncul dalam dirinya kepada sang pengamal mantra.
- Jaran Goyang
Orang mungkin tidak asing dengan kata “jaran goyang”. Di Bali, pelet ini dikenal juga dengan sebutan “jaran nguyang”. Ajian mantra pengasihan ini menjadi viral karena dipopulerkan melalui nyayian (lagu dangdut) oleh Nella Kharisma, dan mantra ini juga difilmkan dengan judul ‘Jaran Goyang’ yang diperankan oleh Cut Mryska dan kawan-kawan.
Untuk dapat menggunakannya, pengguna mantra ini harus melakukan tirakat seperti berpuasa dan beberapa ritual khusus lainnya. Dalam ritualnya, pengguna ajian ini diharuskan untuk membaca lafal mantranya sambil membayangkan orang yang hendak dituju.
Efek yang ditimbulkan mantra jarang goyang ini bisa membuat orang yang dituju sampai menjadi gila karena terus menerus memikirkan si pengirim mantra.
Baca Juga: YUK CATAT DAN SIMPAN! Kumpulan Doa Untuk Anak Beserta Artinya.
- Puter Giling
Mantra jenis ini sering digunakan orang untuk mengembalikan pasangan yang mengalami keretakan agar dapat kembali kisah cinta dan asmaranya romantis seperti sedia kala. Ada pula yang mengatakan bahwa mantra puter giling juga dapat digunakan untuk menarik pelanggan dalam usaha perdagangan.
Cara kerja mantra ini, seperti namanya, dengan cara memutar gulingkan sukma target. Sehinga, rasa sayang dan rindu yang dulu pernah ada akan tumbuh kembali.
Efek yang ditimbulkan mantra pengasihan puter giling dianggap sangat kuat. Oleh karena itu, sangat disarankan agar pelaku menikahi si target, jika tidak si target dapat menjadi gila. Karena dampak ajian ini susah untuk disembuhkan.
Baca Juga: Fenomena Terjadinya Hari Kiamat Opini: Salman Akif Faylasuf