HALO JEMBER – Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi atau dikenal dengan Habib Solo atau Habib Ali Solo. Haulnya cukup banyak menyedot perhatian masyarakat yang berkunjung ke Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. Di samping itu, Masjid Riyadh yang didirikan ke Kota Seiwun, Hadramaut, Yaman juga cukup terkenal.
Diketahui, Masjid Ar Riyadh yang berada di Jalan Kapten Mulyadi, sekitar 300 meter dari Alun-Alun Kidul Solo menjadi lokasi Haul Habib Solo. Pada komplek Masjid Ar Riyadh tersebut juga terdapat tiga makam, keturunan Habib Ali Solo.
Yakni Habib Alwi bin Ali Al Habsy, dan diapit dua makam lainnya; Habib Anis bin Alwi al-Habsyi dan Habib Ahmad bin Alwi Al Habsyi. Diketahui, Habib Alwi adalah putra dari Habib Ali Solo. Sedangkan, Habib Anis dan Habib Ahmad adalah putra Habib Alwi atau cucu dari Habib Ali Solo.
Hubungan antara Masjid Ar Riyadh Solo dengan Kota Seiwun, Yaman. Adalah namanya yang sama.
Pemakaian nama yang sama, tersebut juga disengaja. Habib Alwi putra Habib Ali Solo tersebutlah yang membangun Masjid Ar Riyadh Solo. Dia diperintahkankan ayahanda untuk berdakwa ke Solo. Kemudian, Habib Alwi membangun masjid di Solo dengan memakai nama yang sama dengan masjid yang dibangun ayahnya di Kota Seiwun, Yaman.
Diketahui, Kota Seiwun yang berada di Yaman. Yaman adalah negara di Timur Tengah yang berbatasan dengan Arab Saudi dan Yaman.
Seiwun dipenuhi dengan banyak masjid, dengan total 60 masjid yang berdiri kokoh. Beberapa yang paling terkenal antaranya adalah Masjid Riyadh, Masjid Thoha, dan Masjid Jami’ Seiwun. Masjid Riyadh di Kota Seiwun itulah yang diirikan Habib Ali Solo.
Di antara ulama terkemuka dari Seiwun termasuk Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi (Habib Ali Solo), Habib Tah bin Umar as-Shafi Assegaf, Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, Habib Segaf bin Muhammad Assegaf, Habib Umar bin Segaf Assegaf, Habib Abdulqadir bin Qutban, Habib Abdulqadir bin Ahmad Assegaf (dari Jeddah), Syekh Umar bin Abdullah Bamakhramah, serta banyak nama lain yang juga sangat dihormati dalam komunitas.
Keunggulan Kota Seiwun
Kota Seiwun memiliki keunggulan yang unik dibandingkan dengan kota-kota lain di Hadramaut, Yaman lainnya. Terutama karena lokasinya yang strategis di tengah lembah Hadramaut, yang terletak di antara kota Shibam dan Tarim.
Selain itu, kota ini menikmati iklim yang cukup nyaman, bahkan pada musim kemarau, suhu malamnya masih terasa sejuk. Dengan ukurannya yang besar, Seiwun memiliki potensi untuk terus berkembang. Oleh sebab itulah sebabnya kota Seiwun juga dikenal dengan julukan at-Tawilah.
Saat ini, Seiwun telah mengalami modernisasi yang signifikan. Kota ini memiliki bandara yang berfungsi sebagai tempat pendaratan pesawat milik maskapai Yaman.
Pasar besar di kota ini selalu ramai, menarik pengunjung tidak hanya dari Seiwun tetapi juga dari desa-desa sekitarnya seperti Maryamah, Bur Atsariyah, Urudh Syuqair, dan Hauthah Sulthanah. Seiwun juga stol memiliki tiga pasar yang berlokasi di pusat kota yang selalu sibuk.
Tidak hanya itu, rumah sakit terbesar di seluruh Hadramaut juga berada di kota Seiwun dan dilengkapi dengan apotek.
Editor : Dwi Siswanto