Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kisah Kaum Saba,  Negeri Subur, Tanpa Rasa Syukur

Dwi Siswanto • Selasa, 11 Juni 2024 | 00:12 WIB
Sisa peninggalan bangsa Saba
Sisa peninggalan bangsa Saba

HALO JEMBER – Bangsa Saba kisahnya cukup populer. Bahkan, juga dikisahkan dalam Alquran.

Salah pemimpin negeri Saba yakni Ratu Bilqis dengan Nabi Sulaiman yang memiliki kerajaan di Syam, Palestina. Kisah kaum Saba terabadikan dalam  Alquran surat Saba’. Di antara ayat yang mengisahkan kaum Saba’ adalah ayat 15-22.

Allah SWT menganugerahkan kepada bangsa Saba kenikmatan berupa negeri yang subur dan makmur . Tetapi seiring waktu, bangsa Saba justru menyekutukan Allah. Hingga mereka pun ditimpa azab berupa banjir yang meluluh lantakkan kerajaan itu.

Siapa sesungguhnya bangsa Saba ini ?

Dikutip dari Republika, Saba adalah sebuah negeri di Yaman. Ibnu Katsir dalam kitab tafsir  Qur'an Al Adzim ketika mengawali tafsir surat Saba' ayat 15-17 menjelaskan bahwa Tababi'ah (atau raja-raja Tubba') dan juga ratu Balqis adalah bagian dari negeri Saba'.

Hubungan Ratu Balqis dengan Nabi Sulaiman yang memiliki kerajaan di Syam, Palestina inilah yang kemudian juga kisahnya banyak disebutkan dalam  Alquran.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa bangsa Saba ini diberikan kenikmatan dan kemakmuran. Bahkan Allah ta'ala juga mengutus rasul ke negeri Saba. Tetapi kaum Saba berpaling dari Allah sehingga ditimpakan kepada mereka hukuman berupa banjir besar.

Letak Geografi

Dahulu, secara garis besar wilayah Jazirah Arab dibagi menjadi dua bagian, bagian Utara dan bagian Selatan.

Arab bagian Selatan lebih maju dibandingkan Arab bagian Utara. Masyarakat Arab bagian Selatan adalah masyarakat yang dinamis dan memiliki peradaban, mereka telah mengenal kontak dengan dunia internasional karena pelabuhan mereka terbuka bagi pedagang-pedagang asing yang hendak berniaga ke sana.

Sementara orang-orang Arab Utara adalah mereka yang terbiasa dengan kerasnya kehidupan padang pasir, mereka kaku dan lugu karena kurangnya kontak dengan dunia luar. Tentu saja geografi kerajaan Saba’ sangat mempengaruhi bagi kemajuan peradaban mereka.

Baca Juga: Masjid Riyadh yang Didirikan Habib Ali Solo juga Terkenal di Seiwun, Yaman.

Kerajaan Saba’ terkenal dengan hasil alamnya yang melimpah, orang-orang pun banyak berhijrah dan bermitra dengan mereka. Perekonomian mereka begitu menggeliat hidup dan sangat dinamis. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfiman mengabarkan tentang kemakmuran kaum Saba’

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Allah) di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun, di sebelah kanan dan di sebelah kiri.” (QS. Saba’: 15)

Kedua kebun tersebut sangat luas dan diapit oleh dua gunung di wilayah Ma’rib. Tanahnya pun sangat subur, menghasilkan berbagai macam buah dan sayuran.

Kuasai Teknologi Bendungan

Wilayah di Yaman menjadi negeri yang ditinggali Bangsa Saba
Wilayah di Yaman menjadi negeri yang ditinggali Bangsa Saba

Jauh sebelum bendungan di negara maju di bangun. Mulai di Belanda, Tiongkok, hingga di negara maju lainnya. Ternyata negara timur tengah sejak lama menguasai teknologi bendungan.

Mereka yang menguasai adalah bangsa atau kaum Saba’.  Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di Yaman. Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama Kerajaan Saba yang ibu kotanya Ma'rib.

Nama ibu kota Ma’rib juga diabadikan sebagai  bendungan raksasa pada jamannya. Karena Bendungan Ma’rib itulah, negeri di Saba’ subur dan makmur.

Menurut penulis Yunani, Ma’rib merupakan salah satu kota termaju saat itu (sekarang Yaman) dan memiliki lahan yang subur. Bendungan Ma’rib mampu mengairi sekitar 9.600 ha lahan subur. Negeri itu pun kaya-raya. Namun, karena mereka tak bersyukur atas nikmat yang begitu melimpah, maka Allah menurunkan banjir besar yang menghancurkan semua kekayaan yang dimiliki penduduk negeri Saba’. 

Dalam suatu tafsir dijelaskan, mereka diberi azab karena tak taat kepada seruan nabi utusan Allah.

Editor : Dwi Siswanto
#palestina #Ratu Bilqis #Kaum saba #Nabi Sulaiman