Setelah itu, kewalian Habib Abu Bakar tak diragukan lagi. Bahkan, para ulama lainya telah membuktikan kewalian Habib Abu Bakar yang berada di tingkatan tertinggi dari para wali lainnya. Bahkan, Habib Abu Bakar pernah bertemu Rasulullah SAW secara langsung. Karena kewaliannya, Habib Abu Bakar mendapat julukan Al Qutb atau pimpinan para wali.
“Benar adanya bahwa saudaraku Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf adalah sebuah mutiara dari keluarga Assegaf, keluarga yang memiliki derajat paling tinggi di antara lainnya,” kata Habib Muhammad Al-Muhdhor, dikutip dari Laduni.id.
“Habib Abu Bakar adalah raja dari para Auliya’, barang siapa yang memandang Habib Abu Bakar terhitung ibadah,” kata Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang Jakarta sambil berlinangan air mata di depan semua orang.
Sebagai jalan dakwah, Habib Abu Bakar mendirikan Majelis Rouhah. Majelis taklim ini adalah majelis pertama kali yang berdiri di Gresik. Majelis ini kerap didatangi oleh jemaah dari berbagai penjuru, mulai dari Surabaya, Pasuruan, Jakarta, bahkan sampai luar negeri.
Habib Abu Bakar mengisi majelis ini dengan kajian-kajian kitab karangan ulama salaf atau ulama terdahulu. Kegiatan majelis diadakan di rumahnya pada pagi dan sore hari.
Baca Juga: Kenali Tiga Makam Habib di Masjid Ar Riyadh Solo.