HALO JEMBER – Keris menjadi senjata asli Nusantara. Bentuknya yang pendek dan berkelok.
Dari bentuknya yang kecil, keris termasuk senjata tikam. Seperti belati. Dalam masa kerajaan dulu, keris menjadi senjata sehari-hari semua elemen masyarakat.
Bahkan, pria dewasa selalu membawa keris kemana-mana. Artinya keris tidak hanya untuk berperang saja. Pada masa kini keris beralih fungsi. Menjadi hiasan atau aksesori dalam berbusana. Simbol budaya, hingga benda bernilai tinggi buruan kolektor.
Berbagai literatur menyebut, keris berasal dari tanah Jawa. Kendati demikian, sebaran keris pada zaman dahulu juga hampir di seluruh nusantara. Termasuk di wilayah Kalimantan, yaitu di tanah Banjar.
Dari sekian banyak nama keris dari tanah banjar. Salah satu terkenal adalah Keris Singkir.
Keris yang satu ini terkenal, karena dipakai masyarakat Banjar dalam melawan Belanda. Keris itu sendiri semula dipegang Pangeran Hidayatullah, lalu diamanahkan kepada Demang Lehman. Kini, keberadaan keris tersebut ada di Museum Nasional Indonesia.
Ada pula keris lainnya. Yang paling terkenal adalah keris bernama Sampana Carita.
Dari segi bentuk, tak ada yang mengetahui secara pasti seperti apa bentuk aslinya. Berbagai sumber lisan menuturkan, keris ini beragam versi. Ada yang berbentuk lurus, ada pula yang berkelok.