HALO JEMBER - Purwaceng atau purwoceng memiliki nama ilmiah Pimpinella pruatjan. Tanaman yang satu ini dikenal sebagai tanaman khas Dieng, karena banyak tumbuh di dataran tinggi Dieng, Provinsi Jawa Tengah.
Akar purwaceng merupakan bagian yang paling sering dikonsumsi masyarakat. Akarnya dapat diolah menjadi bubuk atau serbuk, dan dijadikan campuran minuman seperti kopi atau susu. Salah satu manfaat yang membuat tanaman ini populer yaitu khasiatnya untuk meningkatkan vitalitas pria.
Adanya sejumlah bahan kimia di dalam akar purwaceng membuatnya dianggap memiliki berbagai khasiat, termasuk menambah stamina pria.
Manfaat Purwoceng untuk Vitalitas Pria
Dilansir halodoc, Bergapten isobergapten sphondin merupakan salah satu dari beberapa zat aktif yang terdapat pada akar purwaceng. Zat ini termasuk ke dalam anggota keluarga furanocoumarin. Karena kandungan inilah yang menyebabkan tanaman herbal ini dipercaya dapat meningkatkan vitalitas pria. Baca Juga: Spill Harga Jastip Naik Gunung ke Riska
- Meningkatkan Stabilitas Seksual Pria
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa purwaceng dapat meningkatkan vitalitas atau stamina pria. Bahan kimia yang disebut afrodisiak dapat membantu meningkatkan gairah seksual.
- Memperlancar Aliran Urine
Tanaman ini dapat bertindak sebagai pencahar saluran urine. Purwaceng dianggap bermanfaat bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi dan dapat mencegah infeksi saluran kemih.
- Melancarkan Sirkulasi Darah Sistem Reproduksi
Purwaceng juga dapat melancarkan sirkulasi darah pada sistem reproduksi pria. Ini penting karena peredaran darah yang lancar pada sistem reproduksi sangat penting.
Manfaat Kesehatan Lainnya
Tanaman herbal ini juga menawarkan manfaat kesehatan lain, seperti:
- Memerangi Bahaya Radikal Bebas
Salah satu penyebab yang dapat meningkatkan risiko penuaan dini dan sejumlah masalah kesehatan kronis. Ini termasuk diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular yang bisa terjadi akibat kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.
Purwoceng dipercaya dapat mencegah dan mengobati kerusakan sel yang disebabkan oleh paparan radikal bebas karena kandungan antioksidannya.
Baca Juga: Berat Badan Naik Drastis, Salah Satu Tanda PCOS yang Bikin Susah Hamil. Simak Penjelasannya
- Mencegah Peradangan
Purwaceng dikenal memiliki zat anti-inflamasi. Alhasil, purwoceng memiliki manfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, meredakan sariawan, mengurangi rasa sakit dan bengkak, serta mengobati peradangan organ dalam.
- Mencegah Perkembangan Sel Kanker
Akar purwoceng, yang kaya akan antioksidan, terbukti dapat memperlambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker payudara. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan apakah purwaceng efektif dalam mengobati atau mencegah kanker.
- Membantu dalam Mencegah Infeksi
Zat kimia flavonoid dan fenolik yang terdapat pada purwoceng memiliki sifat antibakteri. Mereka aktif untuk menghilangkan patogen seperti Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, dan Escherichia coli.
Tanaman ini dikatakan dapat membantu pemulihan dari infeksi bakteri pada sistem pencernaan, saluran pernapasan, dan saluran kemih. Purwoceng juga diakui kemampuannya dalam mencegah dan membasmi jamur Candida albicans.
Hal yang Perlu Diketahui sebelum Mengonsumsi Purwaceng
Tidak disarankan untuk mengonsumsi purwaceng terlalu banyak. Sebab, belum ada cukup penelitian yang menunjukkan risiko atau efek samping negatif dari mengonsumsi herbal ini. Oleh karena itu, kamu harus mengonsumsinya sesuai dosis yang dianjurkan.
Khasiat purwaceng pun dapat dirasakan setelah 7 sampai 14 hari pemakaian. Setiap orang mungkin akan mengalami respon yang berbeda. Jadi, kamu harus berhenti mengonsumsi tumbuhan herbal ini jika terjadi respons alergi.
Bisakah Atasi Difungsi Ereksi?
Terkait hal tersebut, dr. Widi Atmoko, Sp.U(K) dari Departemen Urologi FKUI-RSCM menjelaskan, sebagian masyarakat memang meyakini beberapa obat herbal, termasuk di antaranya purwaceng dan pasak bumi, dapat mengobati disfungsi ereksi.
Namun, menurut Widi, sejauh ini klaim tersebut belum dibuktikan melalui uji klinis.
“Sebenarnya kalau obat-obatan herbal ini sudah melalui uji klinis, dosisnya sudah jelas, mungkin bisa menjadi salah satu daya tarik.”
Baca Juga: Minuman Manis Bisa Bikin Ginjal Rusak. Lho Kok Bisa? Ini Penjelasan Dokter Tirta
“Tapi tentu harus melalui serangkaian uji klinis yang benar-benar sesuai terapi medis di dunia, level internasional.”
Demikian diungkapkan Widi dalam webinar bersama ICTEC RSCM FKUI, Selasa (27/10/2020).
Ia menambahkan, para dokter selalu menganjurkan pasien untuk mengonsunsi obat yang sudah melakukan serangkaian uji klinis, sebab obat-obatan ini sangat berhubungan dengan pembuluh darah.
Bahkan, obat resmi yang digunakan secara sembarangan dengan dosis yang salah pun bisa berakibat fatal terhadap pasien.
Ia mencontohkan jika obat kuat dikonsumsi bersama dengan obat-obatan jantung yang mengandung nitrat. “Itu bisa berbahaya. Nitrat menurunkan tekanan di pembuluh darah jantung, sedangkan obat-obat kuat melebarkan pembuluh darah. Sehingga tensinya bisa sangat sangat drop, sangat berbahaya,” ungkapnya.
Oleh karena itu, penting agar masalah disfungsi ereksi didiskusikan dengan dokter dan pasien mendapatkan saran pengobatan yang tepat.
“Sejauh ini dari sisi medis kami selalu menganjurkan kepada pasien atau para pria untuk mendapatkan obat yang sudah melalui serangkaian uji klinis,” ucap Widi.
Memiliki performa vitalitas yang sehat adalah impian bagi setiap pria. Salah satu cara paling ampuh yang banyak digunakan pria untuk meningkatkan vitalitas adalah dengan mengonsumsi tanaman herbal purwoceng. Tanaman dengan nama ilmiah Pimpinella pruatjan ini adalah salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki sifat afrodisiak.
Baca Juga: Heboh Weton Tulang Wangi di Malam 1 Suro. Apa keistimewaannya?
Editor : Dwi Siswanto