HALO JEMBER - Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan Internasional Competition III (INSAN 2024) dari 5 Juli hingga 6 Agustus 2024.
Dengan tema "INTERNATIONAL COMPETITION 'INSAN (ISLAM NUSANTARA): A CULTURAL LEGACY FOR DEMOCRACY IN SOUTHEAST ASIA 2024." Acara ini ditutup dengan penyerahan hadiah di Hotel Santika Premiere, Bintaro, Banten, Indonesia.
Acara ini diawali dengan pendaftaran pada 5 Juli, dilanjutkan dengan penyisihan dan pengumuman 5 besar finalis pada 19 Juli. Babak final berlangsung pada 22 Juli, dan penyerahan hadiah dilakukan pada 6 Agustus.
Salah satu pencapaian membanggakan dalam kompetisi ini adalah prestasi Silsilu Durrotil Bahiyah, mahasiswi Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH) UIN KH Achmad Siddiq Jember, yang meraih juara kedua dalam cabang lomba academic article.
Artikel akademisnya yang membahas peran budaya Islam Nusantara dalam memperkuat demokrasi di Asia Tenggara berhasil mengesankan para juri.
Prestasi ini bukanlah yang pertama bagi Silsilu. Tahun 2024 saja, ia telah memenangkan 13 kejuaraan.
Hal itu menunjukkan dedikasi dan komitmennya yang luar biasa terhadap bidang akademik. Sejak tahun 2019, Silsilu telah meraih lebih dari 80 penghargaan dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Capaian ini tidak hanya mencerminkan kemampuannya yang unggul, tetapi juga memperlihatkan betapa seriusnya ia dalam mengejar ilmu dan memperkaya wawasannya.
Baca Juga: Tidur dengan Lampu Menyala Membahayakan Tubuh, Mitos atau Fakta?
Silsilu Durrotil Bahiyah menjadi contoh nyata bagaimana semangat dan kerja keras dapat menghasilkan prestasi yang gemilang.
Keberhasilannya tidak hanya membanggakan dirinya sendiri dan UIN KH Achmad Siddiq Jember, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya, khususnya dalam konteks Islam Nusantara.
Baca Juga: Harga Kopi Sachet Ikut Naik. Dampak Paceklik Kopi Vietnam
Prestasi ini menegaskan kualitas akademik mahasiswa UIN Jember yang mampu bersaing di kancah internasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan akademik global. Baca Juga: Diet OCD dengan Intermittent Fasting Apakah Sama? Yuk Lihat Perbedaanya
Editor : Dwi Siswanto