HALOJEMBER - Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan visi fundamental yang menjadi pedoman bagi setiap institusi pendidikan tinggi.
Salah satu aspeknya, yaitu pengabdian kepada masyarakat, bertujuan untuk menjadi tolok ukur dalam mencapai kualitas akademik sekaligus membangun karakter mahasiswa.
Pada momentum mengimplementasikan salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, Unit Kegiatan Khusus (UKK) Gerakan Pramuka Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menunjukkan komitmen mereka dalam mengabdi melalui agenda tiap tahun yakni pada kegiatan Perjalanan Suci dan Kemah Bakti (PSKB) ke-33.
Perjalanan Suci dan Kemah Bakti (PSKB) ke-33 ini digelar pada 7 hingga 12 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan kegiatan dengan perjalanan fisik yang dimulai di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso tepatnya di SDN Kretek 1 hingga finish di Pantai Pasir Putih Situbondo.
Selain perjalanan fisik pada kegiatan ini melibatkan perjalanan jiwa yang memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial.
Kegiatan PSKB ke-33 ini menggabungkan dua unsur utama, yaitu perjalanan lintas daerah dan pelaksanaan bakti sosial, yang secara langsung mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Selama lima hari, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi komunitas di sepanjang jalur perjalanan mereka.
Salah satu titik penting dalam kegiatan ini adalah Dusun Glundang, Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Bondowoso.
Daerah yang dikenal terisolir dan minim akses tersebut menyambut kedatangan para pramuka dengan penuh antusias.
Kegiatan pengabdian masyarakat di sana difokuskan pada pembangunan kamar mandi yang layak, mengingat sebelumnya masyarakat setempat harus menggunakan fasilitas tanpa penutup memadai.
Taufiq selaku Kepala Dusun Glundang, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bakti sosial yang dilakukan.
Ia menilai bahwa kehadiran Pramuka UIN KHAS Jember telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat Dusun Glundang, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pramuka UIN KHAS Jember yang telah membantu kami. Kamar mandi yang baru ini sangat membantu kehidupan sehari-hari warga kami,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan musholla dan masjid setempat. Mereka juga memberikan sumbangan berupa Al-Qur’an, mukenah, dan sajadah untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.
Kolaborasi dengan Young Development Foundation (YDSF) dan MAN Bondowoso turut memperkuat kegiatan sosial ini.
Muhammad, salah satu masyarakat setempat, menuturkan bahwa bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara fisik, tetapi juga memberikan dampak yang mendalam secara spiritual.
“Bantuan ini turut menguatkan rasa kebersamaan dan mempererat ikatan sosial di antara warga. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat merasa lebih solid dan saling mendukung satu sama lain dalam menghadapi berbagai kesulitan,” tuturnya.
Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan PSKB ke-33 juga melibatkan pembinaan kepada siswa SDN Wonoboyo.
Para pramuka berbagi ilmu dan motivasi melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah makeover kelas agar lebih menarik dan inspiratif bagi siswa.
Seorang siswa bernama Hamzah, yang terlihat antusias, mengatakan, “Kegiatan ini memberikan motivasi bagi kami untuk belajar dengan lebih baik. Kakak-kakak pramuka sangat ramah dan membantu kami.”
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran bagi anggota pramuka, tetapi juga menciptakan dampak signifikan bagi masyarakat setempat.
Semangat gotong royong yang ditanamkan dalam kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan PSKB ke-33 tidak hanya mencerminkan semangat kolaborasi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat menciptakan perubahan berarti.
Dengan langkah kecil yang dilakukan bersama, Pramuka UIN KHAS Jember terus menginspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Editor : Halo Jember