Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Lestarikan Seni dan Budaya Indonesia Lewat Ekskul Sekolah, Tanamkan Jiwa Kesenian Pada Siswa

Halo Jember • Selasa, 4 Februari 2025 | 01:24 WIB
UNJUK KEBOLEHAN: Para pelajar menampilkan kesenian reog dalam lomba reog di Unej, November 2024 lalu. YULIO FA/RADAR JEMBER
UNJUK KEBOLEHAN: Para pelajar menampilkan kesenian reog dalam lomba reog di Unej, November 2024 lalu. YULIO FA/RADAR JEMBER

HALOJEMBER - Dengan perkembangan zaman yang semakin modern, penting bagi sekolah-sekolah di berbagai tingkatan untuk menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan dan seni kepada para siswa.

Dosen bidang sastra Universitas Jember (Unej), Dr Akhmad Taufiq, menyebut, salah satu cara efektif yang dapat dilakukan ialah dengan memanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah melestarikan kebudayaan serta kesenian.

Pada tingkat sekolah dasar, ekstrakurikuler seni dan budaya bisa dimulai dengan kegiatan sederhana seperti pembuatan karya seni tradisional, tari daerah, dan lagu-lagu khas dari berbagai daerah.

Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis. Namun, juga mengenalkan siswa pada keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Selain itu, siswa bisa lebih mendalami kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan. Seperti drama tradisional, musik tradisional, atau bahkan pelajaran kerajinan tangan menggunakan bahan-bahan lokal.

Taufiq menyebut, juga bisa mencakup kegiatan penelitian dan dokumentasi budaya lokal yang ada di sekitar mereka.

“Hal ini akan membuka pemahaman lebih dalam mengenai bagaimana budaya daerah dapat bertahan di tengah arus globalisasi,” terangnya.

Dalam pandangannya, seni secara esensial ialah dimensi estetika yang tidak dapat dipisahkan dari manusia dengan sekian jenjangnya. Termasuk dalam hal ini siswa di tingkatan SD sampai SMA.

Oleh karena itu, secara fundamental sekolah perlu memberikan ruang bagi siswa agar jiwa seni dan nilai-nilai estetika itu bisa berkembang dengan baik.

Hal ini dapat dicapai, baik dengan program kurikuler yang terintegrasi dengan mata pelajaran, berupa praktikum-praktikum seni, maupun ekstrakurikuler yang berada dalam naungan unit kegiatan siswa.

“Semua itu memberikan peluang dan akses bagi tumbuh suburnya jiwa dan berbagai bakat seni yang dimiliki siswa. Serta dapat melestarikan kebudayaan yang menjadi kebanggaan bangsa,” tuturnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi idealnya semakin mampu memberikan sentuhan yang lebih menarik dan estetik untuk beberapa genre seni. (dhi/c2/dwi)

 

 

 

Editor : Halo Jember
#jember #seni #budaya #sekolah #ekskul