Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Fasilitas Sekolah dapat Menunjang Kualitas Kegiatan Belajar dan Mengajar di Kelas

Halo Jember • Kamis, 13 Februari 2025 | 15:00 WIB

 

 

SEMANGAT: Siswa SDN Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, yang memakai bangku lama, tapi disusun saling berhadapan agar ada interaksi antarsiswa dalam KBM. M ADHI SURYA/RADAR JEMBER
SEMANGAT: Siswa SDN Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, yang memakai bangku lama, tapi disusun saling berhadapan agar ada interaksi antarsiswa dalam KBM. M ADHI SURYA/RADAR JEMBER

HALOJEMBER - Bangku dan meja memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran. Meskipun sering kali dianggap sepele, kenyamanan dan desain furnitur di kelas dapat memengaruhi cara siswa belajar dan berinteraksi dengan materi pelajaran.

Di era pendidikan modern, berbagai perubahan dalam pendekatan pembelajaran menuntut fasilitas yang tidak hanya nyaman, tetapi juga fungsional.

Dengan posisi duduk yang lebih baik, siswa bisa semakin fokus pada materi tanpa merasa terganggu.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) Nuriman mengatakan, desain ruang kelas juga mendukung implementasi model pembelajaran yang lebuh interaktif.

“Model pembelajaran yang mengedepankan diskusi kelompok. Misalnya, membutuhkan meja dan kursi yang dapat dipindah-pindah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih fleksibel,” paparnya.

Bangku dan meja yang dapat dipindahkan, kata dia, memudahkan guru dalam mengorganisasi kelas untuk aktivitas kelompok atau kegiatan belajar kolaboratif.

Menciptakan lingkungan pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar (KBM) yang optimal, maka membuat siswa fokus dan meningkatkan kreativitas.

“Namun, di beberapa sekolah di Jember, masih banyak yang menggunakan bangku dan meja model dulu. Begitu juga penataannya. Artinya, bangku selalu menghadap ke depan. Hal itu lebih monoton dan sulit untuk menciptakan suasana interaktif,” ungkapnya.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, kata dia, model pembelajaran berbasis digital seharusnya semakin populer di sekolah-sekolah.

Meja yang dilengkapi dengan tempat khusus untuk menaruh perangkat elektronik seperti laptop atau tablet.

Dengan fasilitas seperti itu, maka siswa bisa lebih leluasa menggunakan teknologi sebagai alat bantu belajar tanpa gangguan.

Suasana kelas yang nyaman, tambah Nurudin, akan membuat siswa merasa lebih betah untuk belajar. Sehingga, akan berdampak pada motivasi mereka.

“Kebosanan yang muncul akibat suasana kelas yang tidak mendukung atau fasilitas yang buruk bisa mengurangi minat belajar siswa, hingga pada akhirnya menghambat pencapaian akademik mereka,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, guru kelas 4 SDN Jambearum 2, Kecamatan Sumberjambe, Budi Truswanto, mengaku, kondisi bangku dan meja sebagai fasilitas sekolah termasuk model lama.

“Mejanya berat kalau mau dipindah-pindah seperti membentuk kelompok. Selain itu, terdapat banyak fasilitas yang sudah tak layak,” pungkasnya. (dhi/c2/dwi)

 

Editor : Halo Jember
#belajar #sekolah #fasilitas