Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Menebar Tanah Kuburan : Perlancar Bisnis atau Sekadar Sugesti ?

Dwi Siswanto • Jumat, 23 Mei 2025 | 01:52 WIB

Photo
Photo
HALO JEMBER - Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, berbagai cara ditempuh untuk menarik pembeli dan meningkatkan omzet. 

Namun dibalik strategi bisnis modern, masih tersimpan berbagai kepercayaan tradisional yang terus hidup dan diam-diam menjadi bagian dari praktik sejumlah pelaku usaha. 

Salah satu yang masih sering dibicarakan adalah mitos penggunaan tanah kuburan sebagai sarana penglaris atau, sebaliknya, sebagai alat untuk menghambat rezeki pesaing.

Dalam tradisi mistik yang berkembang di masyarakat, tanah kuburan diyakini memiliki daya spiritual tertentu. 

Sebagian masyarakat percaya bahwa membawa atau menaburkan tanah dari makam ke area usaha dapat menarik energi yang mendatangkan pelanggan. 

Di sisi lain, mitos yang lebih kelam menyebutkan bahwa tanah kuburan dapat digunakan untuk "mengunci" rezeki orang lain, membuat toko sepi atau bahkan "tak terlihat" oleh calon pembeli.

Praktik ini kerap kali dilakukan secara diam-diam, dan biasanya menyasar toko yang dianggap sebagai pesaing utama. 

Menabur tanah di depan pintu, di sudut ruangan, atau bahkan di bawah meja kasir dipercaya bisa mengubah suasana tempat tersebut secara halus namun berdampak nyata. 

Meski tak semua orang percaya, kekuatan sugesti dari mitos ini terkadang cukup kuat untuk mempengaruhi psikologis pemilik usaha.

Fenomena semacam ini memperlihatkan bagaimana kepercayaan tradisional masih memainkan peran dalam pola pikir sebagian masyarakat, bahkan dalam konteks ekonomi. 

Di tengah era teknologi dan digitalisasi, praktik-praktik seperti ini menunjukkan bahwa unsur mistis dan spiritual belum sepenuhnya ditinggalkan.

Namun, kepercayaan semacam ini juga menimbulkan keresahan, terutama ketika berujung pada tuduhan atau konflik antar pelaku usaha. 

Baca Juga: Perbedaan Pelet, Gendam, dan Ilmu Pengasihan, Berikut Penjelasannya Agar Kamu Tidak Salah Kaprah

Ketika sebuah toko tiba-tiba sepi, dan ditemukan benda atau unsur mencurigakan seperti tanah, maka kecurigaan pun muncul. 

Hal ini berpotensi merusak hubungan antarwarga, memunculkan ketegangan, bahkan menyebabkan kerugian secara sosial dan ekonomi.

Meskipun belum terbukti secara ilmiah, keberadaan mitos tanah kuburan sebagai penglaris atau penolak rezeki tetap menjadi bagian dari narasi budaya lokal. 

Ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan usaha, sebagian masyarakat masih memadukan logika bisnis dengan unsur kepercayaan, sebuah realitas yang terus berdampingan di banyak daerah di Indonesia.

Penulis MG25 Carolina Yuniati

Editor : Dwi Siswanto
#menebar tanah kuburan #sugesti #tanah kuburan #Perlancar Bisnis #persaingan usaha