Halo Jember – Pernah dengar mitos yang bilang jangan potong rambut saat menstruasi, nanti bisa sial atau rambut jadi rusak?
Mitos ini cukup populer, terutama di kalangan perempuan Indonesia.
Tapi, benarkah hal itu punya dasar ilmiah atau hanya sekadar kepercayaan turun-temurun?
Mitos ini dipercaya berasal dari berbagai budaya yang menganggap perempuan sedang tidak suci saat menstruasi, sehingga tidak boleh melakukan aktivitas yang berkaitan dengan tubuh, termasuk memotong rambut.
Dalam beberapa kepercayaan lama, rambut dianggap sebagai bagian dari energi spiritual.
Apalagi memotongnya saat menstruasi dipercaya bisa mengganggu keseimbangan tubuh.
Selain alasan spiritual, ada juga mitos yang menyebutkan bahwa hormon yang tidak stabil saat haid bisa membuat potongan rambut jadi jelek atau tidak rapi.
Apa Kata Medis?
Faktanya, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung mitos ini.
Menstruasi adalah proses biologis yang sama sekali tidak memengaruhi struktur rambut atau hasil potongan.
Dokter dan ahli kecantikan sepakat bahwa memotong rambut saat menstruasi tidak akan berdampak buruk secara fisik pada rambutmu.
Namun, ada satu hal yang patut diperhatikan.
Saat menstruasi, beberapa perempuan mengalami perubahan suasana hati, kelelahan, atau bahkan merasa kurang percaya diri.
Hal ini bisa memengaruhi keputusan atau kepuasan setelah potong rambut, misalnya merasa tidak cocok atau menyesal.
Tapi lagi-lagi, ini lebih berkaitan dengan psikologis, bukan rambutnya.
Jadi, Boleh Nggak Potong Rambut Saat Haid?
Tentu saja boleh! Kalau kamu merasa nyaman, tidak sedang sakit perut atau kram, dan ingin tampil segar dengan gaya rambut baru, silakan saja ke salon.
Justru potong rambut bisa jadi bentuk self-care yang menyenangkan saat kamu sedang menstruasi. Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Keputihan hingga Nyeri di Kelamin Bukanlah Aib, Begini Penjelasan Dokter Spesialis Patologi Anatomi
Penulis : Ning Nabila Zuhro
Editor : Dwi Siswanto