HALO JEMBER - Bagi mahasiswa dan pelajar yang tengah merencanakan studi lanjutan di tahun 2025, penting untuk mengetahui beragam peluang beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia.
Salah satu program beasiswa yang kerap diincar pemburu beasiswa adalah Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) karena menyediakan pendanaan yang sangat luas.
Namun selain LPDP, ada juga beasiswa lainnya, seperti Beasiswa Unggulan.
Beasiswa Unggulan adalah program bantuan biaya pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Program ini ditujukan bagi masyarakat berprestasi, termasuk mahasiswa baru maupun yang sedang menjalani studi (on-going) di jenjang S1, S2, dan S3.
Ini memberi kesempatan luas bagi calon penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
Lantas, pendaftaran beasiswa Kemendikbudristek 2025 kapan dibuka?
Beasiswa Unggulan merupakan salah satu program tahunan yang menawarkan bantuan penuh bagi pelajar berprestasi, termasuk biaya pendidikan dan tunjangan hidup.
Jalur Penerima
Program beasiswa terbagi ke dalam beberapa jalur penerima, yaitu:
Masyarakat Berprestasi (untuk jenjang S1, S2, dan S3)
Masyarakat Disabilitas (S2 dan S3)
Pegawai Kemendikbudristek (S2 dan S3)
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 kapan dibuka?
Sampai saat ini, jadwal resmi Beasiswa Unggulan 2025 belum diumumkan.
Namun, jika melihat tahun sebelumnya, pendaftaran berlangsung pada 1–14 Juli, sehingga besar kemungkinan Beasiswa Unggulan akan dibuka dalam waktu dekat.
Selagi belum dibuka, kamu masih punya waktu untuk mempersiapkan semua persyaratan agar siap mendaftar begitu pendaftaran dibuka.
Syarat Pendaftaran Beasiswa Kemendikbudristek 2025
Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi, calon pelamar perlu mengetahui persyaratan dan disarankan mulai mempersiapkan berkas sejak awal.
Baca Juga: Anti Ribet, Ini Tips Mendaftar Beasiswa Tanpa SKTM di Indonesia
Berikut syarat umum dan khususnya merujuk aturan tahun lalu.
Syarat umum
- Memiliki prestasi nasional atau internasional (akademik/non-akademik)
- Mendapat rekomendasi resmi (dari sekolah atau institusi pendidikan)
- Tidak sedang menerima beasiswa lain
- Diterima atau aktif di perguruan tinggi minimal akreditasi B
- Komitmen mempertahankan IPK minimal: 3,00 untuk S1, 3,25 untuk S2 dan S3
Syarat Khusus Berdasarkan Jenjang
Jenjang S1
- Lulusan maksimal 2 tahun atau mahasiswa aktif
- IPK minimal 3,25 (jika on-going)
- Sertifikat UKBI (minimal Madya) dan bahasa Inggris (jika kuliah luar negeri)
- Esai kontribusi terhadap Indonesia (1.000-1.500 kata)
Jenjang S2
- Usia maksimal 32 tahun (baru) atau 33 tahun (on-going)
- IPK S1 minimal 3,25
- LoA bagi pendaftar baru, atau aktif di semester maksimal 3
- Rencana studi dan esai (1.500-2.000 kata)
- Sertifikat bahasa
Jenjang S3
- Usia maksimal 46 tahun (baru) atau 47 tahun (on-going)
- IPK S2 minimal 3,40
- Proposal disertasi, esai (1.500-2.000 kata)
- Sertifikat bahasa
- Syarat dokumen