Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Minum Kopi Sebelum Sarapan, Nikmat tapi Bisa Ganggu Lambung, Mitos atau Fakta?

Sidkin • Minggu, 21 September 2025 | 04:18 WIB
Ilustrasi kopi hitam. (I
Ilustrasi kopi hitam. (I

HALO JEMBER – Minum kopi sebelum sarapan, nikmat tapi bisa ganggu lambung, mitos atau fakta?

Bagi sebagian orang, hari belum benar-benar dimulai tanpa secangkir kopi. Aroma khas yang harum dan sensasi segarnya mampu membangkitkan semangat sebelum beraktivitas.

Namun, menurut pakar kesehatan, kebiasaan menyeruput kopi saat perut masih kosong justru dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Situs kesehatan Verywell Health menuliskan bahwa kopi, baik dengan maupun tanpa kafein, sama-sama dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.

Kopi merupakan minuman asam, dan jika di minum pada saat perut kosong maka dapat menyebabkan lambung memproduksi lebih banyak asam. Dan asam lambung yang berlebihan dapat mengiritasi lapiran lambung.

Kondisi ini berisiko menimbulkan keluhan seperti perut terasa perih, mulas, hingga gejala heartburn (sensasi panas atau terbakar di dada akibat asam lambung naik). Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko memperburuk masalah pada sistem pencernaan.

Selain itu, kebiasaan minum kopi di perut kosong juga kerap dikaitkan dengan gelaja seperti kembung, kram, mual, nyeri ulu hati, hingga diare. Efeknya tidak selalu langsung terasa, tetapi bisa muncul secara bertahap terutama pada orang yang memiliki lambung sensitif.

Dari sisi lain, konsumsi kopi tanpa makanan pendamping juga mempercepat penyerapan kafein dalan tubuh. Dampaknya, seseorang bisa mengalami kegelisahan, jantung berdebar, rasa cemas, hingga sulit tidur.

Tidak jarang juga timbul rasa sakit kepala atau tekanan darah meningkat, terutama bila jumlah kopi yang diminum lebih dari satu cangkir sekaligus.

Meski begitu, kopi tetap memiliki manfaat bila dikonsumsi dengan cara yang tepat. Kandungan kafeinnya terbukti dapat meningkatkan fokus, memperbaiki suasana hati, dan membantu metabolisme tubuh.

Agar tetap bisa menikmati kopi tanpa khawatir mengganggu lambung, ada beberapa langlah sederhana yang bisa dilakukan. Disarankan untuk tidak langsung menyeruput kopi saat perut masih benar-benar kosong.

Cobalah makan ringan terlebih dahulu, misalnya sepotong roti atau buah. Kemudian, usahakan untuk membatasi komsumsi maksimal dua hingga tiga cangkir per hari, pilih kopi dengan tingkat keasaman rendah seperti dark roast atau cold brew, serta imbangi dengan minum cukup air putih.

Penulis: Nafila Aprillia

Editor : Sidkin
#kopi #lambung #mitos atau fakta #asam lambung