Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Stop Bullying! Kenali Jenis dan Pentingnya Pencegahan di Sekolah

Sidkin • Rabu, 24 September 2025 | 02:05 WIB
(Pinterest: Freepik)
(Pinterest: Freepik)

HALO JEMBER – Kasus bullying di sekolah masih menjadi masalah serius yang terus terjadi di berbagai daerah.

Perundungan tidak hanya melibatkan tindakan kekerasan fisik, tetapi juga bisa hadir dalam bentuk verbal, sosial, hingga digital.

Bullying bukan sekadar candaan atau kenakalan, tetapi tindakan yang bisa berdampak fatal.

Dampak psikologisnya, seperti trauma, kecemasan, dan depresi, bisa bertahan seumur hidup.

Bahkan, dalam beberapa kasus yang parah, bullying bisa mengancam nyawa, seperti yang telah terjadi di beberapa kasus tragis.

Angka Kasus Bullying di Indonesia

Dilansir dari Inilah.com, berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), tercatat 573 kasus kekerasan di sekolah sepanjang tahun 2024.

Angka ini meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan kasus kekerasan di sekolah pada 2023.

JPPI juga mencatat bahwa korban kekerasan seksual terbanyak adalah perempuan (97%), sedangkan korban perundungan paling banyak adalah laki-laki (82%).

Kemudian disusul perundungan (31 persen), kerasan fisik (10 persen), kekerasan psikis (11 persen), dan kebijakan diskriminatif (6 persen). 

Baca Juga: Merdeka Perundungan Anak , Opini : A. Manan, Guru SMKN 8 Jember

Jenis Bullying yang Umum Terjadi

Ada beberapa jenis bullying yang umum terjadi di sekolah, antara lain:

Pentingnya Pencegahan dan Peran Berbagai Pihak

Pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying penting agar semua pihak di sekolah dapat mengenali dan mengambil tindakan yang tepat.

Melakukan pencegahan harus menjadi prioritas utama sekolah, orang tua, dan siswa perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung. Hal ini bisa dilakukan melalui:

 

Penulis: Nafila Aprillia

Editor : Sidkin
#stop bullying #perundungan adalah #stop bullying dan kekerasan