Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

PARENTING: Jangan Paksa Anak Makan di Fase MPASI, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Anak RSD dr Soebandi Jember

Sidkin • Senin, 20 Oktober 2025 | 15:28 WIB
dr NURUL IMA SUCIWIYATI Sp.A, Dokter spesialis anak RSD dr.Soebandi Jember
dr NURUL IMA SUCIWIYATI Sp.A, Dokter spesialis anak RSD dr.Soebandi Jember

 

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Dokter spesialis anak RSD dr Soebandi Jember, dr Nurul Ima Suciwiyati SpA mengatakan, MPASI sebaiknya diberikan saat bayi berusia enam bulan.

“Di usia itu, ASI saja sudah tidak cukup memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi bayi,” jelasnya.

dr Suci menegaskan empat prinsip utama MPASI: tepat waktu, adekuat, aman dan higienis, serta responsif.

Tepat waktu, diberikan saat bayi berusia sekitar enam bulan. Adekuat, artinya kandungan MPASI harus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikronutrien.

Lalu, aman dan higienis, yaitu proses pembuatan dilakukan dengan bahan dan alat yang bersih.

Terakhir, responsif, artinya diberikan dengan memperhatikan sinyal lapar dan kenyang anak.

Selain itu, MPASI bisa dimulai ketika bayi sudah bisa duduk tegak dan menunjukkan ketertarikan pada makanan meski baru saja menyusu.

“Tekstur makanan juga harus berkembang sesuai usia mulai puree di awal, mashed di usia 6–9 bulan, minced dan finger food di atas 9 bulan, hingga makanan keluarga menjelang dua tahun,” terangnya.

Menurutnya, tekstur bertahap penting untuk melatih kemampuan oromotorik anak serta mencegah kesulitan makan di kemudian hari.

Ia juga menekankan pentingnya suasana makan yang positif. “Jangan memaksa anak makan. Biarkan mereka mengenali rasa lapar dan kenyang sendiri,” pesannya. (kin/dwi)

Editor : Sidkin
#parenting anak #parenting #mpasi #penjelasan dokter #RSD dr Soebandi Jember #dokter spesialis anak