Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Danone Indonesia Buka Suara soal Sidak Dedi Mulyadi: Sumber Air AQUA Bukan dari Sungai, Tapi dari Akuifer Dalam

Dwi Siswanto • Rabu, 29 Oktober 2025 | 00:19 WIB
Air AQUA bukan dari sungai, tapi dari akuifer dalam yang terlindungi alam.Dok (Pinterest)
Air AQUA bukan dari sungai, tapi dari akuifer dalam yang terlindungi alam.Dok (Pinterest)

Halo Jember - PT Danone Indonesia akhirnya angkat bicara menanggapi video sidak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul), yang viral di kanal YouTube pribadinya @KANGDEDIMULYADICHANNEL.

Dalam video tersebut, Dedi tampak menanyakan langsung kepada staf pengelola mengenai sumber air yang digunakan dalam produksi air mineral merek AQUA.

“Ngambil airnya dari sungai?” tanya Dedi dalam video yang kini ramai diperbincangkan warganet.

“Airnya dari bawah tanah, Pak,” jawab satu staf perusahaan.

Mendengar jawaban itu, Dedi tampak kaget. Ia kemudian memastikan kembali apakah benar sumber air tersebut bukan dari air permukaan seperti sungai atau mata air.

“Berarti kategorinya sumur pompa dalam," tanya Dedi, dengan wajah heran.

Reaksi spontan Dedi Mulyadi itulah yang kemudian memicu perbincangan publik soal asal-usul air yang digunakan AQUA.

Menanggapi polemik tersebut, Danone Indonesia menjelaskan bahwa sumber air yang digunakan oleh AQUA berasal dari akuifer dalam di pegunungan, bukan dari air permukaan.

“Air AQUA berasal dari 19 sumber air pegunungan yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap sumber air dipilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan 9 kriteria ilmiah dan 5 tahapan evaluasi dengan minimal satu tahun penelitian,” tulis Danone dalam keterangan resminya dikutip dari CNN Sabtu (25/10).

Danone juga menegaskan bahwa air yang digunakan berasal dari akuifer terlindungi pada kedalaman 60–140 meter, bukan dari air tanah dangkal atau air permukaan.

“Akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat,” jelasanya.

Baca Juga: Dokter Residen Anestesi UNPAD Gunakan Obat Bius untuk Perkosa Keluarga Pasien, Diduga Miliki Kelainan Sesksual
Perusahaan multinasional ini menyebutkan, seluruh titik sumber air telah melalui kajian lingkungan dan sosial yang melibatkan ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Hasil studi hidrogeologi tersebut mengonfirmasi bahwa sumber air AQUA tidak bersinggungan dengan air yang digunakan masyarakat sekitar.

“Proses pemilihan dan pengelolaan sumber air dilakukan secara ilmiah dan berkelanjutan agar tidak merusak keseimbangan alam,” tambah Danone.

Pewarta: Febri Irawan

Editor : Dwi Siswanto
#Universitas Padjadjaran #Universitas Gajah Mada (UGM) #aqua #dedi mulyadi #danone indonesia #PT Danone Indonesia