Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

10 Bahasa Daerah di Indonesia yang Wajib Dilestarikann Karena Hampir Punah

Viona Rj • Senin, 30 Maret 2026 | 22:00 WIB
Gambar Peta Indonesia (AI)
Gambar Peta Indonesia (AI)

 

HALOJEMBER - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan bahasa terbesar di dunia. Menurut data dari UNESCO, ratusan bahasa daerah di Indonesia kini berada dalam kondisi terancam punah. Hal ini menjadi perhatian serius dalam kajian Linguistik, karena setiap bahasa menyimpan budaya dan identitas lokal yang unik.

Bahasa daerah di Indonesia adalah kekayaan budaya yang tak ternilai. Ketika satu bahasa hilang, kita kehilangan cara unik dalam melihat dunia. Oleh karena itu, menjaga dan melestarikan bahasa daerah adalah tanggung jawab bersama agar warisan budaya ini tetap hidup untuk generasi mendatang.

Berikut adalah beberapa bahasa daerah di Indonesia yang hampir punah:

1.       Bahasa Tandia (Papua Barat)

 Penuturnya hanya puluhan orang, mayoritas sudah lanjut usia.

2.       Bahasa Saponi (Papua)

 Hampir tidak lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

3.       Bahasa Mapia (Papua)

Sangat kritis karena minim generasi muda yang mempelajarinya.

4.       Bahasa Kayeli (Maluku)

Kini hanya tersisa sedikit penutur aktif.

5.       Bahasa Hukumina (Maluku)

Sudah sangat jarang digunakan dan hampir tidak terdengar lagi.

6.       Bahasa Nusa Laut (Maluku Tengah)

Terdesak oleh penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah lain.

7.       Bahasa Dampelas (Sulawesi Tengah)

Masih ada, tetapi jumlah penuturnya terus menurun.

8.       Bahasa Budong-Budong (Sulawesi Barat)

Terancam karena kurangnya regenerasi penutur.

9.       Bahasa Retta (Nusa Tenggara Timur)

Penutur terbatas dan jarang digunakan di generasi muda.

1.   Bahasa Molo (NTT)

Mulai tergeser oleh bahasa dominan di wilayah tersebut.

Perlu dipahami bahwa status bahasa bisa berubah tergantung penelitian terbaru. Ada bahasa yang dianggap punah, tetapi ternyata masih memiliki sedikit penutur tersembunyi. Namun, secara umum, bahasa-bahasa di atas sudah tidak lagi digunakan secara aktif dalam komunitasnya. 

Kepunahan bahasa adalah kehilangan besar bagi budaya dan sejarah bangsa. Setiap bahasa menyimpan cerita, pengetahuan lokal, dan identitas unik suatu komunitas. Ketika bahasa itu hilang, maka hilang pula sebagian warisan budaya Indonesia.

Editor : Viona Rj
#bahasa daerah #budaya #punah