Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengenal Alergi Langka yang Jarang Diketahui

Viona Rj • Selasa, 19 Mei 2026 | 14:11 WIB
Ilustrasi orang alergi dingin (AI)
Ilustrasi orang alergi dingin (AI)

 

HALOJEMBER - Alergi umumnya identik dengan debu, makanan laut, atau udara dingin. Namun ternyata, ada beberapa jenis alergi langka yang sangat jarang terjadi dan terdengar tidak biasa. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari penderitanya karena pemicunya kadang berasal dari hal-hal yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya. Pada kasus alergi langka, reaksi tubuh bisa muncul terhadap pemicu yang unik dan tidak umum.

Berikut beberapa jenis alergi langka yang pernah ditemukan di dunia medis:

1. Alergi Air

Salah satu alergi paling langka adalah aquagenic urticaria atau alergi air. Penderitanya dapat mengalami ruam, gatal, dan rasa terbakar pada kulit setelah terkena air, termasuk air hujan, keringat, bahkan air mata.

Meski terdengar mustahil, kondisi ini memang nyata walaupun sangat jarang terjadi.

2. Alergi Sinar Matahari

Alergi terhadap sinar matahari atau solar urticaria membuat kulit penderita mengalami kemerahan, bentol, hingga rasa perih setelah terkena sinar matahari dalam waktu singkat.

Karena itu, penderita biasanya harus menggunakan pakaian tertutup dan pelindung khusus saat beraktivitas di luar ruangan.

3. Alergi Dingin

Pada sebagian orang, suhu dingin dapat memicu reaksi alergi berupa bentol, pembengkakan, atau sesak napas. Kondisi ini dikenal sebagai cold urticaria.

Reaksi bisa muncul setelah terkena udara dingin, mandi air dingin, atau mengonsumsi minuman es.

4. Alergi Olahraga

Olahraga yang seharusnya menyehatkan ternyata dapat memicu alergi pada sebagian kecil orang. Kondisi ini disebut exercise-induced anaphylaxis.

Penderitanya bisa mengalami gatal, pusing, sesak napas, hingga reaksi serius setelah melakukan aktivitas fisik tertentu.

5. Alergi Getaran

Ada pula alergi langka terhadap getaran atau vibration urticaria. Reaksi dapat muncul setelah tubuh terkena getaran seperti mengendarai motor, menggunakan alat tertentu, atau aktivitas lain yang menghasilkan getaran.

6. Alergi Sentuhan

Dermographism atau alergi sentuhan menyebabkan kulit mudah memerah dan membengkak hanya karena gesekan ringan atau goresan kecil.

Pada beberapa kasus, tulisan atau garis di kulit bahkan dapat terlihat jelas setelah disentuh.

Gejala Alergi Langka

Gejala alergi langka bisa berbeda-beda tergantung pemicunya, namun umumnya meliputi:

Karena gejalanya kadang menyerupai penyakit lain, alergi langka sering sulit didiagnosis. Oleh sebab itu, pemeriksaan medis sangat penting untuk mengetahui penyebab pasti dan cara penanganannya.

Dokter biasanya akan melakukan wawancara medis, tes alergi, hingga pengamatan terhadap pemicu yang menyebabkan reaksi pada tubuh.

Penderita alergi langka umumnya harus lebih berhati-hati dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mereka perlu mengenali pemicu alergi dan menghindarinya sebisa mungkin agar reaksi tidak kambuh.

Meski terdengar unik dan tidak biasa, alergi langka merupakan kondisi medis nyata yang membutuhkan perhatian serta penanganan yang tepat. Dengan diagnosis yang baik dan gaya hidup yang sesuai, penderita tetap dapat menjalani aktivitas secara normal dan aman.

 

Editor : Viona Rj
#ALERGI LANGKA #fakta unik