JEMBER, Radar Jember – Buku bukan sekadar kumpulan lembaran berisi tulisan. Dari sebuah rumah, budaya membaca bisa tumbuh dan berkembang. Pesan itulah yang dibawa penulis nasional Jombang Santani Khairen atau J.S. Khairen saat menyapa ratusan pencinta literasi dalam acara bedah buku terbarunya, Rumah, di Gramedia Jember.
Lebih dari 500 peserta memadati lantai 2 Toko Buku Gramedia Jember, Kamis (14/5) malam. Mereka datang tidak hanya untuk membahas isi buku, tetapi juga bertemu langsung dengan penulis yang dikenal melalui berbagai karya populernya.
Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut dikemas dalam sejumlah sesi. Mulai dari bedah buku, diskusi interaktif, tanya jawab, hingga book signing.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Gramedia Jember dengan Jember Book Party sebagai media partner. Acara dibuka oleh Lutfiah Indah Fardiyatin yang bertindak sebagai pembawa acara.
Antusiasme peserta sudah terasa sejak awal kegiatan. Ratusan penggemar karya J.S. Khairen memenuhi area acara untuk mendengarkan langsung proses kreatif di balik lahirnya buku Rumah.
Memasuki sesi utama, J.S. Khairen mengajak peserta menyelami lebih jauh isi dan pesan yang ingin disampaikan melalui buku tersebut. Dia juga membagikan pengalaman serta proses kreatif yang melatarbelakangi penulisan Rumah.
Diskusi berlangsung semakin menarik ketika peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan terkait isi buku, proses kepenulisan, hingga bagaimana membangun kebiasaan membaca di tengah keluarga.
Bagi J.S. Khairen, budaya literasi tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Lingkungan terdekat, yakni rumah, justru dapat menjadi tempat pertama untuk menumbuhkan kebiasaan membaca.
Karena itu, dia mengajak masyarakat Jember untuk mulai menyediakan ruang membaca sederhana di rumah masing-masing.
“Hadirkan perpustakaan-perpustakaan kecil di rumah kalian,” pesan J.S. Khairen kepada peserta.
Pesan tersebut mendapat sambutan antusias dari para pencinta literasi yang hadir. Menurutnya, keberadaan buku di rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk memperkenalkan dunia membaca kepada anggota keluarga, terutama anak-anak.
Suasana semakin meriah ketika acara memasuki sesi penutup. Para peserta berkesempatan mendapatkan tanda tangan langsung dari J.S. Khairen melalui sesi book signing.
Tidak berhenti di sana, penulis juga meluangkan waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan para pembaca. Sejumlah peserta mengabadikan momen bersama, sementara lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang singkat dengan sang penulis.
Kehadiran ratusan peserta dalam acara tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Jember terhadap kegiatan literasi. Bedah buku pun tidak sekadar menjadi ruang untuk membahas sebuah karya, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara penulis dan pembaca sekaligus ajang menumbuhkan budaya membaca dari lingkungan keluarga.
Editor : Dwi Siswanto