HALO JEMBER – Kesempatan mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember periode 2026-2030 berakhir hari ini (18/9).
Panitia masih membuka penerimaan pendaftaran dan dokumen administrasi bakal calon hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Hingga Kamis (17/9), ada lima calon telah masuk dalam data pendaftaran penjaringan.
Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena calon masih memiliki kesempatan menyelesaikan proses pendaftaran pada hari terakhir.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KHAS Jember Dr. Ainur Rafik mengatakan, tahapan pengambilan berkas telah selesai dan kini panitia fokus menerima pendaftaran serta dokumen administrasi calon.
“Besok (hari ini, Red) merupakan hari terakhir pendaftaran. Jadi, calon yang sudah masuk aplikasi masih harus menyelesaikan proses pendaftarannya,” kata Rafik.
Rafik menjelaskan, proses pendaftaran tidak hanya berhenti pada pengisian melalui aplikasi penjaringan. Bakal calon juga wajib menyerahkan dokumen administrasi dalam bentuk fisik kepada panitia di sekretariat selama jam kerja dan pendaftaran rektor ini ditutup pukul 16.30.
“Berkas fisik juga harus diserahkan ke sekretariat panitia. Jadi, yang sudah masuk di website belum tentu langsung menjadi pendaftar final kalau berkas fisiknya belum diterima,” ujarnya.
Sebelumnya, lima guru besar UIN KHAS Jember tercatat telah mengunduh berkas pendaftaran melalui aplikasi.
Mereka yakni Prof Hamdan Rifa'I, Prof Moch. Chotib, Prof Miftah Arifin, Prof Mashudi, dan Prof Ubaidillah.
Dari data tersebut, satu orang telah melakukan pendaftaran melalui website penjaringan, tetapi belum menyerahkan berkas fisik kepada panitia.
Dengan masih dibukanya pendaftaran hingga hari ini, jumlah bakal calon yang tercatat dapat berubah.
Panitia akan menunggu seluruh proses pendaftaran dan penerimaan dokumen administrasi hingga batas akhir sebelum masuk ke tahapan penjaringan berikutnya. (dhi/nur)
Editor : Hariri HJ