Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Usai Libur Lebaran Harga Emas Bakal Naik atau Turun? Ini Prediksi dan Sinyal dari Pasar

Yulio Faruq Akhmadi • Minggu, 22 Maret 2026 | 13:00 WIB
Prediksi perubahan harga emas usai libur lebaran (istimewa)
Prediksi perubahan harga emas usai libur lebaran (istimewa)

Halojember - Pergerakan harga emas setelah Lebaran selalu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin membeli atau menjual emas sebagai instrumen investasi. 

Tahun ini, tren harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat, meski tidak lepas dari tekanan jangka pendek.

Pengamat pasar keuangan dari Universitas Indonesia menilai momentum setelah Lebaran biasanya diwarnai perubahan pola permintaan.

Selama Ramadan hingga Lebaran, permintaan emas cenderung meningkat, baik untuk perhiasan maupun investasi.

Namun setelah Lebaran, permintaan tersebut biasanya mulai menurun karena masyarakat kembali fokus pada kebutuhan pasca-liburan.

“Setelah Lebaran biasanya ada koreksi ringan karena permintaan menurun, tetapi tren jangka menengah masih berpotensi naik,” jelasnya.

Dipengaruhi Faktor Global

Selain faktor musiman, pergerakan harga emas juga sangat dipengaruhi kondisi global. Salah satu faktor utama adalah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Ketika suku bunga tinggi, investor cenderung beralih ke instrumen lain yang memberikan imbal hasil lebih besar. Sebaliknya, jika ada sinyal penurunan suku bunga, harga emas biasanya akan terdorong naik.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga menjadi faktor penting yang mendorong harga emas.

Emas dikenal sebagai aset safe haven, sehingga ketika situasi global tidak stabil, permintaan emas cenderung meningkat.

“Jika ketidakpastian global masih tinggi, harga emas berpotensi tetap menguat meskipun ada koreksi jangka pendek,” ujarnya.

Pola Tahunan: Sempat Turun, Lalu Naik Lagi

Berdasarkan pola beberapa tahun terakhir, harga emas setelah Lebaran sering mengalami penurunan sementara sebelum kembali stabil atau naik.

Hal ini dipicu oleh menurunnya daya beli masyarakat setelah pengeluaran besar selama Lebaran.

Namun penurunan tersebut biasanya tidak berlangsung lama, terutama jika didukung sentimen global yang kuat.

Investor jangka panjang justru sering memanfaatkan momen ini untuk melakukan pembelian.

Waspada, Jangan Ikut Panik

Analis pasar dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan secara terburu-buru.

Menurutnya, fluktuasi harga emas adalah hal yang wajar dan tidak perlu disikapi dengan panik.

“Emas tetap menjadi instrumen investasi jangka panjang. Pergerakan jangka pendek sebaiknya tidak dijadikan dasar keputusan utama,” jelasnya.


Kesimpulan: Fluktuatif, Tapi Cenderung Menguat

Secara umum, harga emas setelah Lebaran diperkirakan akan:

Dengan kondisi tersebut, masyarakat disarankan tetap bijak dalam mengambil keputusan, baik untuk membeli maupun menjual emas.

Momentum setelah Lebaran bisa menjadi peluang, namun tetap perlu melihat tren secara menyeluruh agar tidak salah langkah.(yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#lebaran #ekonom #harga emas #libur lebaran