Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Santriwati Jember Tampil Elegan dengan Sarung, Tetap Cantik dan Lebih Santai

Halo Jember • Sabtu, 27 Januari 2024 | 02:46 WIB

BERPOSE: Dua orang santri berpose menggunakan fashion sarung yang saat ini mulai digemari santri putri.
BERPOSE: Dua orang santri berpose menggunakan fashion sarung yang saat ini mulai digemari santri putri.

HALOJEMBER.COM- Sarung merupakan item fashion yang identik dengan laki-laki. Namun kini sarung juga bisa dikenakan oleh perempuan. Khususnya perempuan yang tinggal di pondok pesantren alias santri. Seperti Santriwati di Jember 

Sarung yang dikenakan oleh perempuan dan laki-laki memiliki bentuk yang sama hanya motifnya saja yang berbeda.

Pada sarung perempuan, banyak menggunakan motif bunga-bunga layaknya batik. Warnanya pun sedikit gelap.

Berbeda dengan rok santri putri menganggap mengenakan sarung lebih praktis.

“Dari situ sarung mulai digemari dan memunculkan motif sendiri untuk perempuan,” ujar Dinda Lutfiyah Mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ).

Alumni pondok Asy Syafiah Kecamatan Bangsal Jember ini mengatakan, saat ini sarung perempuan sudah banyak dijual dipasaran.

“Biasanya itu harganya dibanderol mulai Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu tergantung motif dan bahan, beda dengan sarung pria yang paling murah Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Photo
Photo

Fashion perempuan memakai sarung saat ini mulai banyak digemari kalangan santri.

Sehingga banyak orang menganggap itu merupakan pakaian khasnya santri perempuan.

Namun, ada beberapa perempuan yang bukan santri juga berminat menggunakan.

Fenomena tersebut bahkan menjadi trend dikalangan muslimah yang aktif dalam kegiatan pondok pesantren.

Fashion sarung sering di mix and match dengan pakaian formal yang senada.

Style fashion perempuan bersarung ini cocok untuk digunakan untuk kegiatan formal keagamaan. Seperti mengaji dan mengikuti ceramah.

“Biasanya itu digunakan buat acara resmi, kalau sampai dibuat jalan-jalan atau ngopi masih belum ada,” imbuhnya.

Dinda menjelaskan, aura cantik yang dipancarkan oleh perempuan bersarung karena keunikan yang dalam fashion tersebut.

Dari sebelumnya perempuan yang tidak pernah memakai sarung menjadi bersarung. “Wanita bersarung kan jarang, ketika dilihat damage cantiknya menambah,” ucapnya.

Kini trend fashion sarung semakin meluas dikalangan masyarakat umum. Modelnya juga mengikuti trend jaman sekarang.

Editor : Halo Jember
#jember #sarung #pesantren #fashion