Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Internet Luar Angkasa Makin Kencang! SpaceX Siap Luncurkan Satelit Starlink Generasi Terbaru Pakai Roket Starship di 2027

Rifki Rj • Kamis, 5 Maret 2026 | 06:00 WIB

Dengan roket Starship, SpaceX akan mempercepat penyebaran satelit Starlink terbaru demi menghadirkan koneksi internet luar angkasa. (RIFKI/AI)
Dengan roket Starship, SpaceX akan mempercepat penyebaran satelit Starlink terbaru demi menghadirkan koneksi internet luar angkasa. (RIFKI/AI)

HALOJEMBER.COM – Revolusi internet satelit akan segera memasuki babak baru yang jauh lebih canggih.

Perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk, SpaceX, telah menyusun rencana besar untuk meluncurkan armada satelit Starlink yang lebih besar dan bertenaga mulai pertengahan tahun 2027 mendatang.

Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru karena SpaceX akan mulai mengandalkan roket raksasa mereka, Starship, untuk mengangkut infrastruktur internet luar angkasa tersebut.

Baca Juga: Duel Sengit iPhone 17e vs iPhone 16e: Apakah Upgrade ke Chip A19 Worth It Buat Kamu? Cek Perbandingannya di Sini

Bagi kamu yang sering mengeluhkan koneksi internet di daerah terpencil, pembaruan ini menjanjikan jangkauan global yang lebih stabil dan berkelanjutan dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Keunggulan utama dari penggunaan roket Starship terletak pada kapasitas angkutnya yang luar biasa besar.

Jika selama ini SpaceX mengandalkan roket Falcon 9, kehadiran Starship memungkinkan perusahaan untuk mengirim hingga 50 satelit berukuran besar dalam satu kali peluncuran.

Baca Juga: Apple Rilis iPhone 17e dan iPad Air M4: Performa Gahar Chip 3 Nanometer Kini Hadir dengan Harga Lebih Terjangkau untuk Kamu

Target ambisiusnya adalah membangun konstelasi yang mampu menyediakan cakupan menyeluruh hanya dalam waktu enam bulan dengan mengerahkan sekitar 1.200 satelit.

Dengan teknologi ini, kamu bisa mengharapkan akses internet yang merata hingga ke zona kutub sekalipun, yang selama ini sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel konvensional.

Saat ini, Starlink telah mengukuhkan posisinya sebagai jaringan satelit tunggal terbesar di dunia dengan hampir 10.000 satelit yang mengorbit Bumi.

Baca Juga: Pertama di Indonesia! iQOO 15R Resmi Meluncur dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo 7.600 mAh, Harga Mulai 7 Jutaan

Pendapatan SpaceX dari sektor ini bahkan diprediksi menembus angka US$9 miliar pada tahun 2026, yang menunjukkan betapa masifnya adopsi teknologi ini oleh masyarakat global.

Selain memperkuat infrastruktur, SpaceX juga mengumumkan perubahan nama layanan direct-to-cell mereka menjadi Starlink Mobile.

Layanan ini memungkinkan kamu untuk terhubung langsung dari ruang angkasa ke smartphone tanpa memerlukan perangkat tambahan yang rumit.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Resmi Meluncur: Bawa Fast Charging 60W dan Layar Privacy Display yang Canggih

Hingga saat ini, SpaceX sudah mengoperasikan sekitar 650 satelit dengan kemampuan Starlink Mobile yang melayani 10 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Jumlah pengguna ini diperkirakan akan melonjak drastis hingga melampaui 25 juta orang pada akhir tahun 2026.

Meski roket Starship masih dalam tahap uji coba intensif setelah melewati berbagai tantangan di tahun sebelumnya, pengembangan versi yang lebih canggih terus dikebut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Gaya! Ini Alasan Mengapa Beli iPhone di Tahun 2026 Jadi Investasi Gadget Paling Masuk Akal Buat Kamu

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan teknologi ruang angkasa, kesuksesan misi ini bukan hanya soal internet, tapi juga pembuka jalan bagi manusia untuk membawa muatan besar lebih jauh ke luar angkasa.

Editor : Rifki Bagus
#elon musk #starlink #spacex #HP terbaru 2026 #Internet luar angkasa #gadget terbaru 2026 #roket starship #Satelit Starlink #halo jember