HALOJEMBER – Apple kembali membuat gebrakan besar di pasar komputer jinjing dengan memperkenalkan MacBook Neo.
Perangkat ini resmi menjadi model paling terjangkau dalam seluruh jajaran laptop Apple, yang sengaja dirancang untuk menjangkau lebih banyak pengguna mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja pemula.
Kehadiran MacBook Neo seolah menjadi jawaban bagi kamu yang selama ini mendambakan pengalaman macOS yang premium namun dengan harga yang jauh lebih bersahabat di dompet.
Meski dibanderol lebih murah, Apple tetap mempertahankan standar kualitas tinggi pada desain dan fitur-fitur intinya.
Satu hal yang paling unik dari MacBook Neo adalah penggunaan chip Apple Silicon yang biasanya ditemukan pada perangkat ponsel flagship, yakni chip A18 Pro.
Walaupun menggunakan "otak" dari iPhone, jangan remehkan kekuatannya. MacBook Neo diklaim mampu menangani tugas harian 50 persen lebih cepat dibandingkan laptop Windows terlaris di kelasnya.
Bagi kamu yang hobi mengedit foto atau menggunakan fitur kecerdasan buatan, performa AI pada laptop ini bahkan disebut tiga kali lipat lebih ngebut.
Menariknya lagi, desain tanpa kipas (fanless) memastikan laptop ini bekerja sepenuhnya senyap tanpa suara bising sedikitpun saat kamu sedang fokus bekerja.
Secara tampilan, MacBook Neo hadir dengan bodi aluminium elegan seberat 1,22 kg saja, sehingga sangat ringan untuk kamu bawa di dalam tas ransel ke kafe atau kampus.
Laptop ini juga menjadi seri paling berwarna sepanjang sejarah Mac dengan pilihan warna blush, indigo, silver, dan citrus yang senada hingga ke bagian Magic Keyboard-nya.
Layar Liquid Retina 13 inci yang diusungnya memiliki kecerahan hingga 500 nits, membuat aktivitas menonton film atau video call menggunakan kamera FaceTime HD 1080p terasa jauh lebih hidup dan jernih.
Kamu juga tidak perlu sering mencari colokan listrik karena daya tahan baterainya diklaim mampu bertahan hingga 16 jam dalam sekali pengisian.
Konektivitas MacBook Neo juga sudah modern dengan dukungan Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, dan dua port USB-C yang praktis.
Laptop ini sudah menjalankan sistem operasi terbaru, macOS Tahoe, yang terintegrasi penuh dengan fitur Apple Intelligence untuk membantu pekerjaan menulis hingga penerjemahan secara real-time.
Di Amerika Serikat, MacBook Neo dibanderol mulai dari USD 599 atau sekitar Rp10 jutaan untuk varian penyimpanan 256GB.
Dengan harga yang sangat kompetitif ini, MacBook Neo diprediksi akan segera hadir di Indonesia dan menjadi pintu masuk paling menarik bagi kamu yang ingin mencicipi ekosistem Apple untuk pertama kalinya.
Editor : Rifki Bagus