HALOJEMBER – Kabar mengejutkan datang bagi kamu para pencinta produk Apple.
Raksasa teknologi asal Cupertino tersebut dilaporkan tengah menyiapkan laptop Mac paling murah yang pernah ada.
Perangkat ini disebut-sebut akan mengusung nama MacBook Neo, sebuah model entry-level yang unik karena tidak menggunakan prosesor seri M seperti lini Air atau Pro.
Alih-alih menggunakan chip standar laptop, MacBook Neo dikabarkan akan dipersenjatai dengan chip A-series yang biasanya ditemukan pada iPhone.
Langkah berani ini diduga kuat diambil Apple untuk menekan harga produksi agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Informasi mengenai MacBook Neo ini pertama kali mencuat setelah dokumen kepatuhan regulasi Uni Eropa bocor di situs resmi Apple.
Meski entri bertuliskan "MacBook Neo (Model A3404)" tersebut segera dihapus, tangkapan layarnya sudah telanjur tersebar luas di komunitas teknologi global.
Penggunaan nama "Neo" sendiri disinyalir menjadi strategi branding terbaru Apple untuk menandakan sesuatu yang segar dan berbeda dalam portofolio mereka.
Menariknya, strategi ini juga mengingatkan kamu pada lini MacBook klasik tanpa embel-embel "Air" yang sempat dihentikan produksinya beberapa tahun silam.
Dari sisi spesifikasi, MacBook Neo diprediksi akan menggunakan chip A18 Pro—chip yang sama dengan milik iPhone 16 Pro—atau bahkan varian A19 Pro terbaru.
Walaupun performanya mungkin tidak sebuas seri M5, chip ini dinilai sudah lebih dari cukup untuk menunjang aktivitas harian kamu seperti pengerjaan tugas kantor, streaming, hingga menjalankan fitur Apple Intelligence.
Laptop ini juga dirumorkan membawa layar Liquid Retina 12,9 inci dengan desain modern tanpa notch.
Untuk menarik minat pengguna muda, Apple kabarnya akan menyediakan pilihan warna cerah yang beragam, mulai dari pink, biru, hingga kuning, mirip dengan estetika pada lini iPad entry-level.
Jika bocoran ini akurat, MacBook Neo akan diposisikan sebagai pesaing serius bagi laptop Windows kelas menengah dan Chromebook premium.
Analis memperkirakan harganya akan berada di kisaran USD 599 hingga USD 799, atau sekitar Rp9 juta hingga Rp12 jutaan jika dikonversi ke rupiah.
Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa mendapatkan memori dasar 8GB serta penyimpanan SSD 256GB dalam ekosistem macOS yang stabil.
Kabarnya, Apple akan menggelar acara khusus pada 4 Maret 2026 untuk memperkenalkan perangkat ini.
Jadi, pastikan kamu terus memantau perkembangannya agar tidak ketinggalan momen peluncuran laptop Mac paling terjangkau ini.
Editor : Rifki Bagus