HALOJEMBER – Rumor mengenai kehadiran ponsel lipat perdana dari Apple, yang diyakini akan mengusung nama iPhone Fold, kini semakin mendekati kenyataan.
Kabar terbaru yang beredar di awal April 2026 ini menunjukkan indikasi kuat mengenai desain perangkat tersebut melalui bocoran gambar cetakan casing yang dibagikan oleh tipster kenamaan, Sonny Dickson.
Dalam bocoran tersebut, iPhone Fold tampil dengan desain yang cenderung lebih lebar dan pendek jika disandingkan dengan lini iPhone 18 Pro maupun iPhone 18 Pro Max.
Bagi kamu yang menyukai perangkat dengan visual yang luas, desain ini menjanjikan pengalaman baru dalam genggaman yang berbeda dari ponsel lipat lain di pasaran.
Sektor kamera dan layar menjadi daya tarik utama dari perangkat yang sangat dinantikan ini.
iPhone Fold diprediksi akan dibekali modul kamera ganda dengan resolusi masing-masing 48 MP untuk lensa wide-angle dan ultrawide, yang ditempatkan pada panel belakang yang elegan.
Untuk urusan layar, perangkat ini kabarnya memiliki cover display berukuran 5,5 inci dan layar utama yang saat dibentangkan mencapai 7,76 inci.
Luasnya layar ini akan didukung oleh antarmuka khusus yang mirip dengan iPad, sehingga kamu bisa menjalankan aplikasi secara berdampingan atau side-by-side dengan sangat nyaman untuk mendukung produktivitas harian kamu.
Meski penampakannya sudah mulai terungkap, perjalanan iPhone Fold menuju tangan konsumen dilaporkan masih menghadapi sejumlah tantangan teknis.
Apple dikabarkan mengalami kendala selama fase pengujian teknis yang berpotensi menyebabkan jadwal peluncuran mundur beberapa bulan dari rencana awal.
Walaupun mitra manufaktur seperti Foxconn sudah memulai uji coba produksi di China, penundaan pada komponen tertentu masih menjadi perhatian utama bagi manajemen Apple.
Kamu tentu berharap agar kendala ini segera teratasi sehingga jadwal peluncuran global pada akhir tahun 2026 tidak mengalami hambatan yang berarti.
Kabar yang paling menggembirakan bagi kamu di tanah air adalah potensi iPhone Fold masuk ke Indonesia dengan lebih cepat dan harga yang lebih kompetitif.
Hal ini dimungkinkan berkat adanya Perjanjian Tarif Resiprokal (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat yang berpotensi membebaskan produk Apple dari kewajiban pemenuhan TKDN yang selama ini sering menghambat waktu rilis.
Jika kesepakatan ini berjalan lancar, kamu tidak perlu lagi menunggu waktu lama untuk bisa memiliki unit resmi setelah peluncuran globalnya dilakukan.
Dengan segala kecanggihan dan kemudahan akses ini, iPhone Fold diprediksi akan menjadi standar baru dalam kompetisi ponsel lipat di Indonesia.
Editor : Rifki Bagus