Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Vape Ganja,Gak Bahaya Ta? Chandrika Chika Terjerat  Kasus Penyalahgunaan narkoba

Halo Jember • Senin, 29 April 2024 | 02:02 WIB
Sumber foto: freepik/master1305
Sumber foto: freepik/master1305

HALOJEMBER  - Sebagian masyarakat berpendapat bahwa rokok elektrik lebih aman dibanding dengan rokok tembakau pada umumnya. Oleh karena itu makin banyak masyarakat yang biasa mengkonsumsi rokok tembakau beralih dan mencoba rokok elektrik.

Peredaran rokok elektrik semakin marak dengam bervariasinya bahan kimia yang ditambahkan ke dalam cairan.

Kandungan rokok elektrik pada awalnya terdiri dari Nikotin, propilen glikol , glycerol dan flavoring agent. Saat ini sudah beredar rokok elektrik yang ditambah dengan narkotika. Wahhh

Inilah, yang terjadi di seleb TikTok Chandrika Chika yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Dia diduga mengonsumsi pods rokok elektrik atau vape dengan cairan berisi ganja. Lantas, apa itu vaping liquid ganja?

Polisi menyebut rokok elektrik berisi cairan mengandung ganja ini sebagai modus baru. Dilansir dari laman Kemenkes, vaping adalah aktivitas menghirup uap yang dihasilkan rokok elektronik atau perangkat serupa.

Vape bekerja dengan cara memanaskan cairan yang mengandung kandungan nikotin, pelarut, dan perasa dengan menghasilkan uap yang kemudian akan dihirup penggunanya.

Vaping liquid ganja mendapat perhatian serius dari kalangan medis karena memiliki daya rusak lebih tinggi daripada ganja alami biasa.

 Vaping liquid ganja dikenal dengan sebutan vaping minyak THC (Tetrahydrocannabinol). Di mana penggunaannya melalui proses pemanasan minyak, kemudian dihirup dengan alat vape atau rokok elektrik.

Dikutip dari situs resmi Badan POM (BPOM), THC (Tetrahydrocannabinol) merupakan psikoaktif utama yang ditemukan dalam ekstrak tanaman ganja yang mampu memberikan sensasi 'nge-fly' pada seseorang yang mengonsumsinya.

Kandungan THC dalam liquid ganja bekerja dengan cara mempengaruhi dan menargetkan reseptor cannabinoid yang terletak di otak.

Terutama bertanggung jawab atas kemampuan seseorang untuk berpikir, mengingat sesuatu, merasakan kesenangan, mengoordinasikan tubuh, dan memahami waktu.

By: viva
By: viva

Cairan ganja THC (Tetrahydrocannabinol) banyak terkandung dalam liquid vape atau rokok elektrik. Sebab, cairan ini dipercaya mampu memberikan perasaan euforia dan mempengaruhi rasa sakit, suasana hati, hingga perasaan lainnya.

Seseorang yang mengonsumsi ganja termasuk penggunaan vaping liquid ganja dengan kandungan THC biasanya bertujuan mengatasi kecemasan, insomnia, nyeri kronis, dan depresi.

Sebagai tambahan informasi, pada hari Kamis (04/08/2022) lalu, seorang pebasket terkenal AS, Brittney Grinners dijatuhi hukuman 9 tahun penjara oleh pemerintah Rusia karena didapati membawa vaping minyak ganja.

Vaping minyak ganja yang digunakan oleh Brittney Grinners tidak diketahui pasti mengandung THC atau CBD (cannabidiol), karena kandungan CBD dalam vaping minyak ganja memberikan efek yang berbeda pada tubuh dibandingkan dengan kandungan THC, di mana CBD tidak memiliki sifat psikoaktif seperti yang dimiliki oleh THC.

Editor : Halo Jember
#vape #vape bikin terjerumus narkoba #CHIKA #bahaya #narkoba #bahaya parasetamol bagi ibu hamil #ganja