Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Tingkatkan Layanan di Poli, Pasien Bisa Dapat Nomor Antrean di Rumah Melalui HP

Didik Supriyanto • Minggu, 14 Juli 2024 | 15:53 WIB
PELAYANAN PRIMA: Pasien atau keluarga pasien bisa antre via aplikasi Mobile JKN agar tidak terlalu lama menunggu antrean di ruang tunggu Poliklinik RSUD dr H Koesnadi Bondowoso
PELAYANAN PRIMA: Pasien atau keluarga pasien bisa antre via aplikasi Mobile JKN agar tidak terlalu lama menunggu antrean di ruang tunggu Poliklinik RSUD dr H Koesnadi Bondowoso

HALOJEMBER.COM - RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya memudahkan antrean bagi pasien yang akan ke pelayanan Poliklinik di RSUD dr H Koesnadi.

Selain membuat system antrean manual di rumah sakit, RSUD dr H Koesnadi juga membuka antrean via telepon seluler.

Dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN, peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa mengambil nomor antrean untuk berobat ke Poli RSUD dr Koesnadi secara mudah.

Dengan aplikasi mobile JKN milik BPJS Kesehatan, pasien bisa mendapatkan antrean melalui handphone (HP). Hanya saja, yang bisa mengambil antrean menggunakan HP adalah khusus peserta BPJS kesehatan.

Direktur RSUD dr H Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna A SpP FISR menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya keras untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien dan keluarganya.

“Prinsip kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada pasien dan keluarganya. Salah satunya dalam antrean di Poli RSUD H Koesnadi,” ujarnya.

Dokter Yus, sapaan karibnya, mengungkapkan bahwa pasien di rumah sakit terbesar di Bondowoso kebanyakan peserta BPJS kesehatan.

Sehingga menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam kemudahan layanan adalah sebuah keharusan.

“Pasien di RSUD dr H Koesnadi kebanyakan peserta BPJS kesehatan. Sehingga akan lebih mudah antre menggunakan Mobile JKN,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kabupaten Bondowoso sudah berstatus Universal Health Coverage (UHC) karena kepesertaan BPJS Kesehatan sudah diatas 95 persen.

“Dengan status UHC maka pelayanan kesehatan warga Bondowoso lebih mudah. Karena kepersertaan BPJS Kesehatan dibiayai sebagian oleh APBD Bondowoso,” terangnya.

Menurut dr Yus, bagi pasien atau keluarga pasien yang antre melalui Mobile JKN, maka ia tidak terlalu lama menunggu dan tidak perlu buru-buru untuk mendapat antrean awal.

“Jika antre melalui Mobile JKN, maka pasien atau keuarganya bisa memperkirakan jam berapa datang ke RSUD dr H Koesnadi, sehingga tidak perlu antre terlalu lama di ruang tunggu,” ungkapnya.

Pasien atau keluarga pasien dapat mendaftarkan diri secara mandiri di rumah, untuk mendapatkan nomor antrean melalui Mobile JKN.

Setelah mendapat nomor antrean, peserta bisa langsung datang ke RSUD dr H Koesnadi dan mendapat pelayanan kesehatan.

Sementara itu, kepala BPJS Kesehatan Bondowoso, Edy Agus Riyanto berharap semua peserta BPJS Kesehatan mengunduh aplikasi Mobile JKN.

“Agar mudah mendapatkan layanan kesehatan, salah satunya mendapatkan nomor antrean saat mau periksa. Selain itu, Mobile JKN juga banyak manfaat lainnya,” ujar Edy. ()

Editor : Halo Jember
#RSU #layanan #Mobile JKN #BPJS Keehatan