HALO JEMBER - Hemofilia adalah penyakit keturunan yang mengganggu proses pembekuan darah. Penyakit ini disebabkan adanya mutasi gen pada tubuh sehingga kekurangan protein yang berfungsi dalam pembekuan darah. Kelainan pada darah ini berkaitan dengan mutasi pada kromosom X.
Kondisi ini menyebabkan darah sulit membeku, sehingga perdarahan sulit dihentikan atau berlangsung lebih lama. Hemofilia termasuk penyakit yang langka.
Hemofilia lebih sering terjadi pada pria, karena hanya memiliki satu kromosom X. Sementara wanita yang memiliki dua kromosom X lebih sering menjadi pembawa mutasi dari gen tersebut.
Gejala utama hemofilia adalah ketika terjadi pendarahan, maka akan berlangsung lebih lama dan darah sulit membeku.
Gejala lain dapat berupa Pendarahan persendian dengan nyeri dan bengkak, terdapat darah dalam urin atau feses, muncul memar, mimisan, pendarahaan yang terjadi tanpa sebab.
Meskipun hemofilia sulit disembuhkan, penderita dapat hidup normal dengan penanganan secara profilaksis dan melakukan kontrol secara rutin ke dokter.
Selain dengan pengobatan ke dokter, penderita hemofilia dapat melakukan pencegahan terjadinya luka dengan cara:
1. Menghindari kegiatan yang berisiko menyebabkan cedera.
2. Menggunakan pelindung, seperti helm, pelindung lutut, dan pelindung siku, jika harus melakukan aktivitas yang berisiko.
3. Memeriksakan diri ke dokter secara rutin untuk memantau kondisi hemofilia dan kadar faktor pembekuan yang dimiliki.
4. Tidak meminum obat yang dapat memengaruhi proses pembekuan darah, seperti aspirin tanpa resep dokter.
5. Menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut, termasuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. ()
Editor : Halo Jember