Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Cowo Harus Tahu, Kanker Payudara Bisa Menyerang Pria

Alvioniza • Rabu, 31 Juli 2024 | 21:55 WIB

Photo
Photo

“Kanker payudara bisa ditangani dengan baik apabila ditemukan di stadium awal.” 

dr Primanto Bhakti Lesmana 
Dokter spesialis onkologi RSD dr Soebandi Jember 

HALOJEMBER.COM – Biasanya kanker payudara dianggap hanya dialami oleh perempuan. Ternyata penyakit tersebut juga dapat menyerang pria.

Walaupun jumlahnya memang sedikit dibandingkan jumlah kasus yang dialami perempuan. Oleh sebab itu, diperlukan deteksi dini untuk mencegahnya menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Dokter spesialis onkologi RSD dr Soebandi Jember, dr Primanto Bhakti Lesmana, mengatakan, kanker merupakan berkembangnya salah satu jaringan tubuh yang tidak terkendali.

Hingga merusak jaringan yang lain. Biasanya gejala awal kanker atau tumor ganas adalah munculnya benjolan pada bagian tubuh. 

Pria yang akrab disapa dr Prim ini menyebut, kanker payudara tidak memiliki satu penyebab khusus. Melainkan disebabkan oleh beberapa faktor risiko.

Termasuk faktor genetik atau keturunan, obesitas, usia 50 tahun ke atas, serta pola hidup buruk.

Wanita memiliki faktor risiko yang lebih besar, meskipun pria juga dapat terserang.

“Kanker payudara pada pria ada, tapi jarang sekali,” katanya.

Kanker payudara, menurutnya, diawali dengan pertumbuhan bagian tubuh yang tidak normal, tidak terkendali, masuk ke pembuluh darah, dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk tulang.

Sehingga kekuatan tulang menjadi lemah, serta lebih mudah patah. “Kanker payudara bisa ditangani dengan baik, apabila ditemukan di stadium awal,” imbuhnya.

Meski demikian, dr Prim juga menjelaskan, tidak semua benjolan pada payudara adalah kanker. Khususnya bagi orang yang sedang berada pada fase pubertas.

Tapi, jika benjolan itu berkembang pesat, misalnya dalam jangka waktu dua bulan pertumbuhannya dua kali lipat, maka harus diwaspadai. Termasuk melakukan screening atau deteksi dini. 

Selain itu, dia juga menyebut tingkat keganasan kanker pada stadium awal masih dapat diantisipasi, karena belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Sehingga angka harapan hidupnya menjadi lebih besar. Sementara. jika sudah berada di stadium tiga ke atas, angka harapan hidupnya hanya 50 persen. (ham/c2/fid)

 

Editor : Halo Jember
#jember #kanker payudara #rsd dr soebandi