HALOJEMBER.COM - Selain harus melakukan pengobatan secara rutin, penderita gangguan fungsi ginjal stadium awal maupun gagal ginjal stadium akhir juga perlu membatasi makanan dan minuman yang mereka konsumsi.
Khususnya makanan yang mengandung kalium tinggi. Jika tidak, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Jember, dr Agus Yudho Santosa SpPD, menyampaikan, penderita gangguan ginjal stadium awal perlu melakukan diet sehat rendah protein.
Tujuannya memastikan jenis protein yang dihasilkan dari bahan makanan mengandung asam amino esensial, sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein secara optimal.
Bagi penderita gangguan fungsi ginjal stadium awal, dalam sehari jumlah protein yang dianjurkan hanya 0,6 hingga 0,8 gram per kilogram berat badan.
Sementara, bagi pasien gagal ginjal yang sudah melakukan cuci darah, jumlah protein yang dianjurkan adalah 1,2 gram per kilogram berat badan.
Penderita gangguan ginjal tidak disarankan mengonsumsi garam dalam jumlah berlebih. Kandungan di dalamnya dapat membuat kondisi ginjal semakin parah. Selain itu, buah yang mengandung kalium tinggi juga tidak disarankan.
Bisa dikonsumsi dengan cara memotong kecil-kecil buah tersebut, kemudian direndam dalam air hangat selama dua jam. “Buang air rendaman, terus cuci dengan air mengalir. Baru bisa dikonsumsi,” jelasnya.
Sejumlah bahan makanan yang tidak disarankan bagi penderita gangguan ginjal stadium awal di antaranya daging yang berlemak, kerang, kacang merah, makanan dan buah serta sayur yang diawetkan, hingga soda dan alkohol.
Peraih penghargaan dokter rumah sakit teladan itu juga menyebut, penderita gagal ginjal perlu membatasi sejumlah makanan.
Mulai dari yang mengandung hidrat kompleks, makanan yang mengandung protein hewani seperti daging kambing, daging ayam, hingga telur juga perlu dibatasi.
“Sayur dan buah tinggi kalium juga perlu dibatasi, apabila pasien juga mengalami hiperkalemia,” imbuhnya.
Selain ada makanan yang dibatasi, penderita gagal ginjal juga perlu menghindari makanan dengan protein nabati yang tinggi.
Hal lain yang perlu diperhatikan saat diet adalah jumlah cairan yang masuk, harus seimbang dengan cairan yang keluar.
“Cairan yang berlebihan akan membebani kerja ginjal yang fungsinya sudah berkurang,” pungkasnya. (ham/c2/fid)
.