HALOJEMBER - Deteksi dini dan skrining kanker menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat kanker.
Deteksi dini merujuk pada identifikasi kanker pada tahap awal, sebelum timbul gejalanya.
Sementara, skrining merupakan pemeriksaan rutin yang dilakukan pada individu untuk mengetahui adanya tanda-tanda kanker.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Hendro Soelistijono mengatakan, deteksi dini kanker bisa secara signifikan meningkatkan kemungkinan keberhasilan pengobatan.
Pada umumnya, semakin awal kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk pengobatan yang berhasil.
“Misalnya, kanker payudara yang terdeteksi pada tahap awal melalui mamografi memiliki tingkat kesembuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kanker payudara yang ditemukan pada stadium lanjut,” jelasnya.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai deteksi dini sangat penting untuk masyarakat luas. Skrining kanker, kata dia, mencakup pemeriksaan rutin seperti pap smear untuk kanker serviks, mamografi untuk kanker payudara, dan kolonoskopi untuk kanker usus besar.
“Pemeriksaan tersebut telah terbukti efektif dalam menemukan kanker lebih awal,” ucapnya.
Menurut Hendro, skrining penting dilakukan terutama bagi mereka yang berisiko tinggi. Seperti orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker atau faktor risiko lainnya.
Di antaranya kebiasaan merokok, pola makan yang tidak sehat, atau paparan lingkungan yang berbahaya.
Selain itu, tambah dia, juga perlu adanya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penanganan dan pencegahan kanker.
Sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pengendalian kanker dengan melakukan gaya hidup sehat dan menghindari faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker.
“Perlu adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya upaya melawan kanker dan upaya pencegahan serta penanganan kanker secara terpadu,” imbuhnya.
Melalui peringatan Hari Kanker Sedunia yang bertepatan pada Selasa, 4 Februari kemarin, Hendro berharap masyarakat bisa lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya upaya melawan kanker dan berperan aktif dalam upaya pengendalian kanker.
LAWAN KANKER
Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day adalah peringatan global untuk meningkatkan kesadaran, pendidikan, dan tindakan tentang pencegahan, deteksi dini, serta pengobatan diri terhadap kanker. Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari.
Orang yang berisiko tinggi terkena kanker adalah:
- Memiliki riwayat keluarga dengan kanker
- Lansia
- Perokok
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Pola makan tidak sehat
Pemeriksaan Rutin
- Pap smear untuk kanker serviks
- Mamografi untuk kanker payudara
- Kolonoskopi untuk kanker usus besar
(dhi/c2/dwi)
Editor : Halo Jember