Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Seorang Jemaah Haji Indonesia Langsung Disuntik saat Tiba di Madinah, Ternyata Ini Penyebabnya

Sidkin • Selasa, 6 Mei 2025 | 04:45 WIB
GERCEP: Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)  saat menangani kesehatan jemaah haji asal Indonesia di Madinah. (Foto: Kemenag RI)
GERCEP: Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) saat menangani kesehatan jemaah haji asal Indonesia di Madinah. (Foto: Kemenag RI)

MADINAH, Halo Jember - Seorang jemaah haji Indonesia langsung disuntik saat tiba di Madinah, ternyata ini penyebabnya.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus bersiaga selama proses kedatangan jemaah haji di Madinah.

Para petugas itu bersiaga di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi untuk menerima kedatangan jemaah Indonesia.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau sejak tiba di Tanah Suci.

Salah satu wujud kesiapsiagaan itu terlihat saat kedatangan jemaah asal embarkasi Jakarta Pondok Gede kloter 5 (JKG-05), yang mendarat pada pukul 09.46 waktu Arab Saudi, Sabtu (3/5/2025).

Tim kesehatan segera memberikan layanan medis kepada beberapa jemaah yang membutuhkan penanganan setelah menempuh perjalanan panjang.

“Seorang jemaah langsung kami berikan obat suntik setibanya di bandara. Sementara jemaah lainnya dalam kondisi baik dan cukup menjalani pemeriksaan tensi serta observasi ringan,” jelas dr Jumiati Satrul, dokter spesialis penyakit dalam dari TKHI di Bandara Madinah, kepada Kemenag RI.

Jumiati menegaskan, apabila ditemukan jemaah dalam kondisi serius, tim akan segera merujuknya ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau fasilitas medis terdekat.

Lebih lanjut, TKHI telah menempatkan satu dokter di setiap kloter sejak dari embarkasi.

Tugas mereka adalah memantau kondisi kesehatan jemaah sejak masuk asrama haji hingga proses keberangkatan menuju Tanah Suci.

Seluruh informasi kesehatan jemaah kemudian dilaporkan secara berkala kepada tim TKHI yang bertugas di Bandara Madinah.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan jemaah mendapatkan penanganan secepat mungkin begitu mendarat,” tambahnya.

Sejak awal fase kedatangan pada 2 Mei 2025, tim kesehatan sudah bersiaga penuh di Bandara Madinah.

Berdasar data Siskohat Kementerian Agama RI, hingga Senin (5/5/2025), jemaah haji yang telah tiba di Madinah sebanyak 57 kloter atau 22.301 jemaah.

Para jemaah menempati hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi untuk memudahkan mereka menjalankan ibadah, termasuk salat dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.*

Editor : Sidkin
#jemaah haji #kesehatan #madinah #sakit