Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Petugas Kesehatan Berikan Oralit ke Jemaah Haji Indonesia saat Tiba di Madinah, Apa Tujuannya?

Sidkin • Rabu, 7 Mei 2025 | 02:15 WIB
CEGAH SAKIT: Petugas kesehatan saat memberikan oralit kepada jemaah haji Indonesia saat tiba di Madinah, Minggu (4/5/2025). (Foto: Kemenag)
CEGAH SAKIT: Petugas kesehatan saat memberikan oralit kepada jemaah haji Indonesia saat tiba di Madinah, Minggu (4/5/2025). (Foto: Kemenag)

 

MADINAH, Halo Jember - Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan asupan oralit kepada jemaah haji Indonesia.

Hal itu diberikan langsung saat jemaah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi.

Pemberian oralit itu untuk mencegah dehidrasi calon jemaah haji.

“Cuaca di Arab Saudi lebih tinggi dibanding Indonesia. Pemberian oralit ini untuk mencegah serangan panas dan dehidrasi kepada jemaah haji,” kata dr Jumiati, Tim TKHI di sela-sela menyerahkan oralit kepada jemaah JKG dan BTH di Bandara AMAA Madinah, Minggu (4/5/2025).

Dia menambahkan, oralit itu tidak hanya diperuntukan bagi jemaah lanjut usia (lansia) melainkan semua jemaah haji Indonesia.

“Oralit tidak hanya penting buat jemaah lansia melainkan semua jemaah. Kita sebagai petugas juga harus minum oralit,” imbuhnya.

Sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan perhatian khusus terhadap aspek kesehatan jemaah haji.

Hal itu disampaikan Menkes Budi saat pelepasan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia di Jakarta, Kamis malam (1/5/2025).

Dia mengingatkan agar jemaah menjaga kesehatan selama menjalani ibadah haji. Bahkan, kata dia, jemaah perlu meningkatkan kesehatannya.

“Kalau ingin berbuat baik, jagalah kesehatan. Ini bukan hanya soal diri sendiri, tapi bisa berdampak pada seluruh jemaah dan penyelenggaraan haji di masa depan,” tegasnya.

Dampak yang dimaksud, jelas Budi, adalah dampak pengetatan penyelenggaraan haji di masa mendatang.

“Kesehatan jemaah ditingkatkan, karena kalau kematian tinggi akan berdampak negatif ke pengetatan syarat jemaah haji berikutnya,” jelasnya.*

Editor : Sidkin
#oralit cegah dehidrasi #jemaah indonesia #haji #oralit #kesehatan