Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Lari Sore Tingkatkan Kualitas Hidup, Ini Penjelasan Dokter dan Direktur RSCM Bondowoso

Sidkin • Minggu, 22 Juni 2025 | 19:00 WIB
Pelari saat mengikuti event Ijen Run and Charity di Bondowoso, akhir 2024 lalu. Lari juga menjadi tren dan bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Pelari saat mengikuti event Ijen Run and Charity di Bondowoso, akhir 2024 lalu. Lari juga menjadi tren dan bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang.

BONDOWOSO, Halo Jember - Lari sore ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Salah satunya dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Tapi ini dengan catatan, jika olahraga lari dilakukan secara teratur.

Salah seorang dokter Rumah Sakit Cahya Medika (RSCM) Bondowoso, dr Amanda Cahya Yanuartika, mengatakan, salah satu manfaat lari yang dilakukan secara teratur adalah meningkatkan kesehatan jantung.

Berlari, kata dr Amanda, juga dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur RSCM Bondowoso itu menyebut, lari dapat membakar kalori dan lemak dalam tubuh.

Sehingga lari cocok menjadi sarana untuk menurunkan berat badan.

“Lari juga melatih kekuatan otot dan tulang. Serta dapat meningkatkan kepadatan tulang, sehingga mengurangi risiko pengapuran,” imbuhnya.

Dikonfirmasi waktu yang cocok untuk berlari, dia menjelaskan, tubuh manusia memiliki siklus metabolisme yang berbeda.

Oleh sebab itu, lari sore merupakan waktu yang baik untuk berlari. Pada waktu tersebut, suhu tubuh berada pada puncaknya.

“Kalau suhu tubuh inti naik, metabolisme atau pembakaran itu juga maksimal. Kapasitas otot juga maksimal di sore hari,” jelasnya.

Baca Juga: Tips Menjaga Kebugaran Tubuh, Lebih Produktif dengan Hobi Olahraga

Berlari di sore hari juga mengurangi risiko cedera, karena adaptasi otot dalam kondisi baik.

Penyerapan oksigen juga dapat dimaksimalkan pada sore hari.

Dengan berlari secara teratur, tubuh pun lebih tahan dari serangan berbagai penyakit.

Pada sore hari, terangnya, tubuh manusia memproduksi hormon melatonin atau hormon pemicu tidur.

Sehingga lari bisa meningkatkan kualitas tidur dan fungsi kerja otak.  “Harapannya setelah lari, malamnya itu bisa tidur lebih awal,” pungkasnya. (ham/kin)

Editor : Sidkin
#kualitas hidup #RSCM Bondowoso #Lari Sore #manfaat lari #lari #dokter tirta disebut pansos