Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Apa Kabar Kayu Bajakah ? Obat Kanker dari Tanah Kalimantan yang Kini Dilupakan

Dwi Siswanto • Kamis, 14 Agustus 2025 | 01:36 WIB

ilustrasi: Kayu bajakah
ilustrasi: Kayu bajakah

HALO JEMBER - Kayu bajakah telah lama digunakan masyarakat Dayak di Kalimantan sebagai obat tradisional – terutama untuk menyembuhkan luka, menguatkan tubuh, dan sebagai penawar dalam berbagai kondisi klinis lokal.

Tradisi ini menjadi pondasi pengetahuan lokal yang turun-temurun sampai titik tertentu diangkat dalam ranah ilmiah.

Sorotan Penelitian Ilmiah & Viral

Namanya mencuat pada tahun 2019 ketika tiga siswa SMA Palangka Raya memperoleh medali emas di World Invention Creativity Olympic atas riset mereka yang menampilkan potensi bajakah sebagai antikanker pada tikus .

Penelitian kayu bajakah ini pun memicu daya tarik masyarakat luas dan pemburu bajakah dari berbagai daerah 

Namun, penting dicatat bahwa klaim antikanker tersebut masih dalam tahap penelitian awal, dan belum ada uji klinis manusia yang sahih — prosesnya penuh tahapan panjang dan kompleks.

Baca Juga: Dianggap Atasi Kanker, Kenali Efek Samping Kayu Bajakah

 Manfaat Potensial Berdasarkan Penelitian Modern

Beberapa hasil dan penelitian ilmiah menyebutkan bahwa kayu bajakah memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol yang berpotensi memiliki sifat:

 Risiko Eksploitasi & Pelestarian Lingkungan

Pemerintah Kalimantan Tengah kala itu melarang ekspor kayu bajakah keluar wilayahnya untuk mencegah eksploitasi berlebihan dan punahnya tanaman  BKSDA juga menyoroti bahwa di wilayah lain, seperti Kaltim dan Kaltara, jenis bajakah bisa berbeda dan perlu penelitian lebih lanjut — serta memperingatkan jangan seperti "batu akik", di mana eksploitasi besar-besaran tanpa kendali akan merusak lingkungan 

Baca Juga: Bisa Tampil Elegan dengan Batu Akik jenis Red Mountain Turquoise

 Tantangan Identifikasi & Keamanan

Terdapat lebih dari 200 spesies bajakah, namun tidak diketahui secara pasti mana yang memiliki khasiat atau bahkan aman untuk dikonsumsi  Beberapa jenis bahkan bisa bersifat racun, sehingga masyarakat diminta sangat berhati-hati 


“Telah Dilupakan”? Atau Segera Dilindungi dan Diteliti Lebih Dalam?

Label "dilupakan" kurang akurat untuk kayu bajakah.

Justru, ia mendapat perhatian tinggi—meski dikhawatirkan eksploitasi berlebih dan pertanyaan tentang identifikasi spesies membuat pemanfaatannya masih sangat hati-hati dan terkendali.

Langkah konservatif seperti pelarangan ekspor, sosialisasi BKSDA, serta dorongan riset ilmiah adalah upaya penting menjaga agar nilai tradisional, ekologis, dan keilmiahan kayu bajakah tetap berkelanjutan dan bermanfaat. Baca Juga: Daun Sirih Obat Tradisional Bantu Atasi Masalah Kesehatan Miss V

Editor : Dwi Siswanto
#kayu bajakah #Penelitian kayu bajakah #obat kanker #kalimantan #Bajakah