HALO JEMBER – Popularitas matcha semakin meroket, bahkan kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang.
Lewat media sosial, tidak sedikit yang memamerkan kebiasaan minum matcha setiap hari. Padahal, di balik kelezatan dan warna hijau yang menawan, ada bahaya tersembunyi bisa muncul jika mengonsumsinya secara berlebihan..
Minuman bubuk teh asal Jepang ini digemari karena rasanya yang unik dan manfaatnya melimpah, mulai dari meningkatkan fokus, menenangkan pikiran, hingga kaya antioksidan. Namun, seperti halnya makanan dan minuman lain, apapun yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
Di balik manfaatnya yang kaya akan nutrisi, matcha juga tinggi kafein dan beberapa senyawa lain yang bisa berdampak negatif jika dikonsumsi setiap hari. Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspada:
- Gangguan Tidur
Matcha memiliki kadar kafein yang lebih tinggi. Satu sendok matcha bisa mengandung sekitar 70mg kafein, dua kali lipat ;ebih banyak dari kafein da;am secangkir teh hijau biasa. Mengonsumsi kafein berlebihan, terutama di sore atau malam hari, dapat memicu insomsia atau membuat kualitas tidur anda memburuk.
- Diare
Beberapa orang mungkin mengalami masalah pencernaan seperti mual, sakit perut, atau sembelit setelah mengonsumsi matcha dalam jumlah besar.
- Gangguan Penyerapan Nutrisi
Matcha mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi. Jika anda rutin minum matcha setelah makan, penyerapan zat besi dari makanan bisa terhambat. Hal ini berisiko bagi mereka yang memiliki riwayat anemia.
- Keracunan Hati
Matcha memiliki kandungan catechin yang sangat tinggi. Senyawa ini merupakan antioksidan yang baik untuk tubuh, tetapi dalam dosis berlebihan, bisa bersifat hepatotoksik atau beracun bagi hati.
Meskipun matcha kaya akan manfaat, penting untuk mengingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Untuk menjaga kesehatan, nikmati matcha secukupnya dan perhatikan reaksi tubuh Anda. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum menjadikannya kebiasaan harian.
Penulis: Nafila Aprillia
Editor : Sidkin