HALO JEMBER – Buah alpukat tidak hanya nikmat untuk disantap, buah hijau lembut ini ternyata menyimpang banyak manfaat bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui.
Buah alpukat dikenal dengan kandungan lemak sehat tak jenuh tunggal yang dikenal baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Tak hanya itu, alpukat juga mengandung banyak serat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti kalium, magnesium, folat, lutein, vitamin A, Vitamin B, Vitamin E, dan Vitamin K.
Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam alpukat membuatnya memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya:
- Menjaga Kesehatan Jantung
Buah alpukat merupakan sumber lemak sehat, serat, dan beragam vitamin yang bermanfaat bagi jantung.
Lemak tak jenuh yang tinggi dalam alpukat mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, terutama bagi pengidap obesitas.
Kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah jantung tersumbat sehingga memicu penyakit jantung.
Dengan mengonsumsi alpukat, kadar kolesterol di dalam tubuh bisa terjaga sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
- Menjaga Berat Badan
Kandungan serat dan karbohidrat dalam alpukat, mampu menahan rasa kenyang lebih lama sehingga kamu akan lebih sedikit makan dan berat badan akan terkontrol.
Melansir dari jurnal Nutrients, kebiasaan mengonsumsi alpukat mampu mengurangi kenaikan berat badan.
Meski begitu, hindarilah makan alpukat secara berlebihan karena mengandung kalori yang cukup tinggi, yaitu sekitar 150-200 kalori.
- Mencegah Sembelit
Kekurangan asupan serat dalam tubuh bisa menyebabkan sembelit. Kandungan tinggi serat pada alpukat akan membantu mencegah dan mengatasi masalah pencernaan, termasuk sembelit.
Untuk memaksimalkan manfaat buah alpukat untuk sembelit, kamu juga dianjurkan untuk minum air putih yang cukup, setidaknya dua liter setiap hari.
- Menjaga Kesehatan Mata
Alpukat mengandung antioksidan jenis lutein dan zeaxanthin di dalamnya. Dilansir dalam jurnal Investigative Ophtalmology and Visual Science, kedua jenis antioksidan ini memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan mata.
Asupan lutein dan zeaxanthin yang cukup akan mencegah terkena penyakit pada mata, seperti degenerasi makula dan katarak.
- Mengontrol Tekanan Darah
Kandungan kalium dalam alpukat mampu mengontrol tekanan darah dalam tubuh untuk tetap normal sehingga bisa mencegah terjadinya tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Selain itu, kalium juga bermanfaat untuk mengatur detak jantung agar tetap normal.
- Mencegah Osteoporosis
Ternyata kandungan vitamim K pada buah alpukat sangat bermanfaat bagi Perempuan karena mampu mencegah pengeroposan tulang. Vitamin K memiliki peranan penting dalam menjaga dan mengontrol kesehatan tulang.
Mengonsumsi 201 gram alpukat mampu memenuhi vitamin K sebanyak 35% kebutuhan harian pada tubuh.
Sebagai informasi, perempuan lebih rentan mengalami osteoporosis dibanding laki-laki.
Oleh sebab itu, sebagai perempuan dianjurkan rutin mengonsumsi alpukat utnuk mencegah osteoporosis.
- Mengurangi Risiko Kanker
Berbagai kandungan dalam buah alpukat, seperti asam oleat, vitamin C, vitamin E, dan lutein ternyata sangat baik untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Dengan rutin mengonsumsi buah alpukat mampu menimalkan risiko terkena penyakit kanker. Selain itu gaya hidup sehat juga perlu kamu terapkan untuk memaksimalkan manfaat buah alpukat.
- Menjaga Kesehatan Mental
Kandungan folat yang cukup tinggi pada buah alpukat mampu mencegah penumpukan homocysteine, zat yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak.
Nah, umumnya depresi disebabkan karena kurangnya asupan folat yang cukup dalam tubuh.
Dengan beragam manfaat yang dimilikinya, alpukat bukan hanya sekadar buah enak untuk camilan atau jus.
Lebih dari itu, alpukat adalah sumber nutrisi lengkap yang bisa menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat.
Meski begitu, hindarilah mengonsumi buah alpukat secara berlebihan karena kandungan kalori pada buah ini cukup tinggi, yakni sekitar 150-200 kalori.
Oleh karena itu, konsumsilah buah alpukat secukupnya, ya.*
Penulis: Fida Nurfauziah Mufiana