HALO JEMBER – Banyak yang percaya minum air es bisa membuat berat badan naik.
Namun, benarkah kebiasaan menyegarkan ini membuat tubuh gemuk? Berikut faktanya.
Secara ilmiah, air putih baik dingin maupun suhu ruang tidak mengandung kalori. Oleh karena itu, minum air es tidak dapat secara langsung menyebabkan tubuh gemuk.
Penambahan berat badan terjadi ketika asupan kalori dari makanan atau minuman lebih besar daripada kalori yang dibakar oleh tubuh.
Melansir dari Alodokter, tidak ada perbedaan signifikan antara air suhu ruang dan air dingin dalam hal potensi penambahan berat badan. Keduanya sama-sama tidak memberikan asupan energi, yang merupakan faktor utama dalam kenaikan berat badan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal PLOS ONE (2024) memang menemukan korelasi menarik: orang yang sering minum lebih dari 1 liter air dingin per hari cenderung memiliki indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang yang lebih tinggi.
Namun, para peneliti menegaskan bahwa studi ini bersifat observasional. Artinya, studi tersebut tidak membuktikan bahwa air dingin adalah penyebab langsung kegemukan, melainkan hanya menunjukkan adanya hubungan.
Para ahli menduga, faktor-faktor lain seperti pola makan tinggi kalori, konsumsi minuman manis, dan gaya hidup kurang aktif memiliki peran yang jauh lebih besar dalam kenaikan berat badan.
Sering kali, saat seseorang minum air es, mereka cenderung mengonsumsi minuman manis lain seperti soda, es teh, atau jus kemasan, yang justru kaya akan gula dan kalori.
Di sisi lain, minum air dingin juga memiliki manfaat kesehatan. Sebuah studi di Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa peserta yang minum air dingin saat berolahraga mampu menjaga suhu inti tubuh tetap lebih rendah hingga 50% lebih lama.
Ini dapat membantu tubuh tetap segar dan meningkatkan performa fisik, yang pada akhirnya mendukung pembakaran kalori.
Selain itu, air es juga dapat membantu mengatasi panas berlebih dan menjaga hidrasi. Namun, terlepas dari suhunya, hal terpenting adalah memastikan kebutuhan cairan harian Anda terpenuhi.
Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi 1,5 hingga 2,5 liter air per hari untuk mencegah dehidrasi. Kekurangan cairan dapat mengganggu berbagai fungsi normal tubuh dan berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan.
Jadi, kekhawatiran bahwa minum air es membuat gemuk lebih merupakan mitos. Fokus utama seharusnya adalah pada total kalori yang masuk ke tubuh dan gaya hidup aktif.
Jika Anda khawatir tentang berat badan, ada baiknya Anda mulai meninjau ulang pola makan dan aktivitas fisik Anda, bukan sekadar menghindari segelas air dingin yang menyegarkan.
Penulis : Nafila Aprillia
Editor : Sidkin