Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Deteksi Dini Gencar, Kasus HIV Jember Terdeteksi Paling Banyak di Jatim

Dwi Siswanto • Rabu, 5 November 2025 | 00:48 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Jember, Akhmad Helmi
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Jember, Akhmad Helmi

Jember – Sekitar 200 kasus HIV terdeteksi di Kabupaten Jember sepanjang 2025. Angka tersebut menempatkan Jember di posisi ketiga tertinggi di Jawa Timur.

Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menegaskan tingginya temuan bukan karena peningkatan penularan, melainkan hasil dari skrining aktif yang semakin luas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Jember, Akhmad Helmi, mengatakan pemeriksaan HIV kini rutin dilakukan di berbagai kegiatan layanan kesehatan, termasuk pengobatan gratis di puskesmas.

“Angka temuan tinggi bukan karena penularannya melonjak, tapi karena banyak yang terdeteksi,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Dinkes melibatkan tenaga kesehatan dari seluruh kecamatan untuk melakukan deteksi dini.

Dalam kegiatan itu, pemeriksaan HIV digabung dengan tes penyakit lain seperti TBC dan hepatitis.

Kecamatan Puger menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, sementara kelompok usia 25–35 tahun tercatat paling banyak terinfeksi.

Sebagian besar penularan diketahui berasal dari hubungan berisiko dan penggunaan obat-obatan terlarang. Karena itu, Dinkes terus mendorong penyintas agar rutin menjalani pengobatan serta tidak menularkan ke orang lain.

Selain layanan medis, pemerintah daerah bersama Kementerian Kesehatan juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyintas, salah satunya usaha laundry rumahan untuk membantu mereka tetap produktif.

Helmi menegaskan, pendampingan dan edukasi akan terus dilakukan tanpa menimbulkan stigma. HIV, katanya, merupakan penyakit yang dapat dikontrol selama penderita patuh menjalani terapi.

Penulis: Tazyinatul Ilmiah Magang 25

Editor : Dwi Siswanto
#penyakit tbc #HIV Jember #kasus HIV #Pemeriksaan HIV #terinfeksi hiv #Dinas Kesehatan (Dinkes)