Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ini Bahaya Duduk Terlalu Lama, Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Merusak Tubuh

Sidkin • Senin, 1 Desember 2025 | 06:55 WIB
Ilustrasi seseorang duduk di atas bantal leesa.com)
Ilustrasi seseorang duduk di atas bantal leesa.com)

 

Halojember.jawapos.com - Duduk terlalu lama sering terasa normal, terutama bagi pekerja kantoran dan pelajar, tapi kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan tanpa disadari.

Ketika tubuh berada dalam posisi yang sama selama berjam-jam, aliran darah di kaki melambat dan menyebabkan pembengkakan ringan atau kesemutan.

Otot punggung dan pinggang perlahan melemah karena tidak digunakan, sehingga postur tubuh mulai memburuk dan nyeri punggung menjadi keluhan rutin.

Selain itu, duduk lama dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang minim membuat tubuh kurang efektif mengelola gula darah, sehingga risiko diabetes tipe 2 meningkat secara signifikan.

Kebiasaan ini juga berpengaruh pada suasana hati; terlalu lama duduk di depan layar tanpa bergerak dapat menurunkan produksi hormon endorfin yang membuat tubuh merasa segar dan rileks.

Solusi paling sederhana adalah menerapkan aturan “bergerak tiap 30 menit”.

Tidak perlu olahraga berat—berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan ringan sudah cukup untuk membantu melancarkan aliran darah.

Bagi yang bekerja di depan komputer, pengaturan tinggi kursi, posisi layar, dan sudut duduk juga membantu mengurangi tekanan pada pinggang dan leher.

Kesehatan tubuh sangat dipengaruhi kebiasaan kecil.

Dengan memastikan tubuh tidak diam terlalu lama, kita membantu mencegah masalah kesehatan jangka panjang yang sering kali muncul tanpa peringatan.

Editor : Sidkin