JEMBER, Halojember - Upaya menjaga ketersediaan darah terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Jember. Salah satunya dengan menjemput bola hingga desa-desa.
Langkah ini ditempuh untuk mengejar stok darah agar tetap berada pada batas aman, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan darah biasanya meningkat.
Salah satu kegiatan donor darah digelar di Kantor Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (10/3) malam.
Seusai salat Tarawih, desa yang dikenal sebagai Kampung Donor itu kembali menunjukkan kepedulian warganya.
Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski sedang menjalani ibadah puasa. Tercatat 65 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor.
Setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan skrining oleh tim Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember, sebanyak 42 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.
Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono mengatakan, kegiatan donor darah di desanya sudah menjadi agenda rutin setiap dua bulan sekali.
Ia mengapresiasi kepedulian warga yang terus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Donor darah rutin selain baik bagi kesehatan kita, kegiatan ini sangat baik karena membantu sesama. Saya sangat berharap kegiatan donor darah ini terus dilaksanakan, satu tetes darah sangat berharga bagi yang membutuhkan,” katanya.
Ketua PMI Jember Zainollah menambahkan, kegiatan jemput bola seperti di Kampung Donor Tanggul Kulon membantu menjaga ketersediaan stok darah di Jember bagian barat.
Menurutnya, kontribusi masyarakat desa tersebut selama ini dikenal cukup besar dalam menyumbang kantong darah bagi PMI.
Baca Juga: Kirim 100 Kantong Darah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
Sementara itu, hingga Rabu (11/3) pukul 14.00 WIB, stok darah di PMI Kabupaten Jember tercatat mencapai 1.602 kantong.
Rinciannya, golongan darah A sebanyak 535 kantong, B 512 kantong, O 383 kantong, dan AB sebanyak 172 kantong. Stok tersebut terus diupayakan tetap aman melalui kegiatan donor darah jemput bola di berbagai lokasi. (kin)
Editor : Sidkin