JEMBER, Halo Jember - Kanker serviks atau kanker leher rahim masih menjadi ancaman nyata bagi perempuan.
Penyakit ini bahkan tercatat sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi, tapi masih bisa dicegah sejak dini.
Kesadaran inilah yang mulai terlihat di Jember, saat ratusan perempuan rela antre untuk mendapatkan vaksin HPV.
Baca Juga: Rabies: Dari Mitos Kuno hingga Vaksinasi Global
Balai POM di Jember pun menggelar vaksinasi HPV pada Rabu (8/4/2026) sebagai bagian dari program sejuta vaksin HPV yang diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama KORPRI.
Awalnya program ini hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), namun kini telah diperluas untuk masyarakat umum.
Kepala Balai POM di Jember, Benny Hendrawan Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya.
Baca Juga: Rutin Dilakukan 95 Persen Anak di Jember Sudah Vaksin Polio
“Sebelumnya sudah diberikan dosis pertama pada Januari. Memang direncanakan tiga dosis, tapi hari ini juga ada peserta baru yang menerima dosis pertama,” ujarnya.
Ia menegaskan, vaksin HPV menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) risiko tinggi.
“Kanker serviks ini pembunuh nomor dua pada perempuan. Maka pencegahannya salah satunya melalui vaksin HPV,” imbuhnya.
Antusiasme masyarakat terlihat meningkat. Jika pada dosis pertama hanya sekitar 287 peserta, kini jumlah pendaftar melonjak menjadi lebih dari 320 orang.
Angka ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai tumbuh, seiring akses vaksin yang semakin terbuka.*
Editor : Sidkin