JEMBER, Halojember - Biaya vaksin HPV yang biasanya mencapai jutaan rupiah menjadi salah satu alasan banyak orang menunda.
Namun, kondisi itu berubah di Jember. Program vaksinasi yang digelar Balai POM di Jember membuat vaksin ini jauh lebih terjangkau, bahkan hanya sekitar Rp 300 ribu.
Kesempatan ini langsung dimanfaatkan masyarakat. Salah satunya Ester Yuliana, guru SD Benih Harapan.
Baca Juga: Ratusan Perempuan Berbondong-bondong Vaksin HPV di Jember, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini
Ester mengaku tidak ingin kembali melewatkan kesempatan.
“Awalnya tahu yang pertama kali itu (Januari,Red) tapi sudah lewat dua hari. Sekarang ikut karena penting. Kalau di luar bisa sampai sejuta lebih, di sini hanya Rp 300 ribu,” ungkapnya.
Bagi Ester, vaksin HPV bukan sekadar imunisasi biasa, tetapi bentuk perlindungan diri sebagai perempuan.
Baca Juga: Hanya Setahun Setelah Divonis Kanker Payudara, Putri Akbar Tandjung Karmia Krissanty Meninggal Dunia
Terlebih, ia menyadari risiko kanker serviks yang masih tinggi dan bisa menyerang siapa saja.
“Karena itu jadi salah satu pembunuh tertinggi perempuan, jadi penting sebagai langkah pencegahan. Ada fasilitas seperti ini ya dimanfaatkan,” tuturnya.
Kepala Balai POM di Jember, Benny Hendrawan Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya.
Baca Juga: Gerakkan Deteksi Dini dan Skrining Kanker Bisa Meningkatkan Keberhasilan Pengobatan
“Sebelumnya sudah diberikan dosis pertama pada Januari. Memang direncanakan tiga dosis, tapi hari ini juga ada peserta baru yang menerima dosis pertama,” ujarnya.
Program ini pun diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.
Dengan akses yang semakin mudah dan biaya yang lebih terjangkau, langkah pencegahan kini bukan lagi hal yang sulit dijangkau.*
Editor : Sidkin