MAKKAH, Halojember - Cuaca panas ekstrem di Kota Makkah menjadi perhatian serius dalam operasional haji 2026.
Suhu udara di kota suci tersebut diperkirakan mencapai 43 derajat Celsius.
Kondisi ini membuat pemerintah mengimbau seluruh jemaah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan.
Baca Juga: Cuaca Panas Madinah Sentuh 34 Derajat, 93 Jemaah Haji Indonesia Dirawat
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) Maria Assegaff meminta jemaah mengatur aktivitas ibadah secara bijak agar kondisi tubuh tetap prima.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk mengatur waktu ibadah dengan baik, memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung diri, serta menghindari aktivitas berat di siang hari. Jika mengalami gangguan kesehatan, segera lapor kepada petugas,” tegasnya.
Selain menjaga pola aktivitas, jemaah juga diminta selalu membawa air minum, payung, serta menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: Rekomendasi Merek HP Tahan Banting untuk Haji 2026! Tangguh di Cuaca Ekstrem dan Anti Rusak
Petugas kesehatan disiagakan di berbagai titik untuk memberikan pelayanan cepat apabila jemaah mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas.
Pemerintah berharap seluruh jemaah tetap memprioritaskan kondisi fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.*
Editor : Sidkin