JEMBER, Halojember – Semangat berbagi melalui donor darah kembali ditunjukkan warga Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Sebanyak 58 kantong darah berhasil dihimpun dalam kegiatan donor darah yang digelar di Kantor Desa Sidomekar, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Desa Sidomekar bersama PMI Jember itu mendapat sambutan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Meski demikian, tidak seluruh calon pendonor dapat mendonorkan darahnya. Sebanyak 12 orang dinyatakan belum memenuhi syarat setelah menjalani pemeriksaan kesehatan awal.
Baca Juga: Para Lansia Jember Ini Masih Aktif Donor Darah, Ada yang Lebih dari 50 Kali!
Ketua PMI Jember Zainollah mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah agar kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit tetap terpenuhi.
"Partisipasi masyarakat dalam kegiatan seperti ini sangat krusial untuk menjaga ketersediaan stok darah di daerah. Kami berterima kasih kepada warga Sidomekar yang kepedulian sosial dan semangat kemanusiaannya tak pernah luntur," katanya.
Ia menjelaskan, calon pendonor yang belum bisa mendonorkan darah umumnya terkendala hasil pemeriksaan kesehatan.
Beberapa di antaranya memiliki kadar hemoglobin (Hb) di bawah batas minimal 12,5 gram per desiliter, sedang mengonsumsi obat tertentu, atau mengalami tekanan darah tinggi.
Zainollah menegaskan, proses skrining kesehatan merupakan tahapan wajib sebelum donor darah dilakukan.
Selain menjaga kondisi kesehatan pendonor, pemeriksaan tersebut juga memastikan darah yang nantinya disalurkan kepada pasien benar-benar aman dan memenuhi standar.
Lebih jauh, ia mengatakan donor darah bukan hanya soal menyumbangkan darah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.
Karena itu, PMI Jember terus mengajak instansi pemerintah, komunitas, hingga pemerintah desa di berbagai wilayah untuk rutin menggelar kegiatan serupa guna menjaga ketersediaan stok darah.
Keberhasilan menghimpun 58 kantong darah dalam satu kali kegiatan menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat Desa Sidomekar untuk berbagi. Harapannya semangat gotong royong tersebut dapat menginspirasi desa-desa lain sehingga kebutuhan darah bagi pasien di Jember dan sekitarnya dapat terus terpenuhi.*
Editor : Sidkin