HALOJEMBER - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Hal ini pun memicu berbagai spekulasi publik. Apalagi, kabar ini diunggah oleh akun yang mengaitkan adanya oknum tenaga kesehatan yang harus membayar sejumlah uang alias terjadi dugaan jual beli jabatan.
Namun belakangan, dugaan korupsinya juga mengarah pada mengarah pada pengadaan barang dan jasa.
"Masih ingat postingan kami tentang banyaknya nakes (tenaga kesehatan) yang rela bayar puluhan juta demi bisa bekerja di Puskesmas atau RSUD di wilayah kabupaten Pekalongan?" demikian kabar yang ditulis oleh akun @wiradesainfo, dikutip pada Selasa 3 Maret 2026.
Akun dengan unggahan ini pun turut mempertanyakan kelanjutan nasib para pihak yang diduga terlibat setelah OTT dilakukan.
Ini setelah Fadia Arafiq ditangkap KPK. "Bagaimana nasibnya kini setelah Fadia Arafiq ditangkap KPK?" jelasnya.
Selain dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa tersebut, isu lain juga ikut mencuat.
Seperti dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, khususnya di sektor kesehatan.
Editor : Hariri HJ