Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ini Penyebab Kades Pakel di Lumajang Dibacok Sekelompok Orang

Sidkin • Kamis, 16 April 2026 | 10:15 WIB
Polres Lumajang Jawa Timur melakukan olah TKP insiden pembacokan kades Pakel Gucialit Lumajang. Ini penyebabnya. (Foto: Huda)
Polres Lumajang Jawa Timur melakukan olah TKP insiden pembacokan kades Pakel Gucialit Lumajang. Ini penyebabnya. (Foto: Huda)

LUMAJANG, Halojember - Aksi kekerasan yang menimpa Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Sampurno, diduga dipicu oleh konflik yang belum tuntas.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di rumah korban pada Rabu siang (15/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebut, insiden bermula dari ketegangan yang sudah terjadi sebelumnya antara korban dan pihak terduga pelaku.

Konflik tersebut diduga belum menemukan titik temu hingga akhirnya memicu aksi kekerasan.

Puncaknya terjadi saat sekelompok orang mendatangi rumah korban.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, sekitar 10 orang datang menggunakan dua mobil dan beberapa sepeda motor.

Kedatangan mereka awalnya tidak menimbulkan kecurigaan.

Korban bahkan mengira rombongan tersebut hendak bersilaturahmi atau bertamu seperti biasa.

Namun situasi berubah ketika terjadi adu mulut antara korban dan rombongan tersebut.

Cekcok yang terjadi dalam waktu singkat itu diduga berkaitan dengan persoalan lama yang belum terselesaikan.

Ketegangan yang memuncak membuat situasi tidak terkendali.

Tak berselang lama, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Korban dipukul secara bersama-sama sebelum akhirnya diserang menggunakan senjata tajam.

Celurit yang digunakan pelaku mengakibatkan luka serius di bagian kepala dan punggung korban.

Peristiwa itu sontak mengejutkan warga sekitar karena terjadi di siang hari di lingkungan permukiman.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah menjalani perawatan, kondisi korban dilaporkan berangsur membaik.

Korban bahkan sudah dapat diajak berkomunikasi meski masih dalam masa pemulihan.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, menyebut pihaknya masih mendalami motif utama kejadian tersebut.

Ia mengakui adanya cekcok yang menjadi pemicu langsung terjadinya penganiayaan.

"Mereka datang, awalnya dikira bertamu, lalu cekcok hingga terjadilah penganiayaan," ujarnya.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan secara pasti akar konflik yang melatarbelakangi aksi tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada kesalahpahaman yang berkembang menjadi konflik terbuka.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri.

Barang bukti berupa senjata tajam juga belum berhasil diamankan karena dibawa kabur pelaku.*

Editor : Sidkin
#Pembacokan #pembacokan kades di Lumajang #cekcok #kades #polres lumajang