HALOJEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menggencarkan survei potensi pajak daerah.
Targetnya, guna mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1 triliun pada tahun 2026 tanpa harus menaikkan tarif pajak bagi warga.
Berikut adalah rincian mengenai rekrutmen petugas survei yang pernah dibuka oleh Pemkab Jember:
Baca Juga: Sektor Kesehatan Jadi Andalan Baru PAD, Bupati Jember Gus Fawait Targetkan Tembus Rp 1,6 Triliun
Detail Rekrutmen Tenaga Surveyor
Berdasarkan informasi rekrutmen terbaru, Pemkab Jember membutuhkan tenaga lapangan untuk melakukan pendataan objek pajak secara akurat.
- Posisi yang Dibutuhkan: Tenaga Surveyor Lapangan (Tenaga Ahli Survey Lapangan).
- Kualifikasi Utama:
- Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat.
- Usia 20 hingga 35 tahun.
- Memiliki kendaraan roda dua, SIM C aktif, dan smartphone.
- Mampu mengoperasikan Microsoft Excel dasar.
- Masa Kerja: Umumnya dikontrak untuk periode tertentu (misalnya 1 bulan) guna percepatan pendataan.
Estimasi Gaji dan Honorarium
Meskipun nominal pasti dalam iklan lowongan sering kali disebutkan sebagai "gaji kompetitif," tenaga survei di lingkungan pemerintah daerah biasanya dibayar berdasarkan standar honorarium kegiatan atau standar biaya masukan daerah. Sebagai referensi:
- Honorarium tenaga lapangan untuk kegiatan survei pemerintah di tingkat daerah rata-rata berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000 per bulan, atau disesuaikan dengan beban kerja dan target objek yang disurvei.
- Pemkab juga menyiapkan anggaran khusus untuk tenaga pendukung lainnya, seperti alokasi Rp76 miliar untuk guru PPPK paruh waktu, yang menunjukkan komitmen anggaran untuk tenaga kerja non-permanen.
Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menegaskan survei ini merupakan strategi kunci untuk mengoptimalkan potensi yang ada tanpa membebani masyarakat.
"PAD Jember meningkat signifikan tanpa harus menaikkan tarif pajak atau retribusi. Kita fokus pada optimalisasi potensi yang sudah ada dan menutup kebocoran melalui digitalisasi. Fokus utama kita bukan menekan masyarakat, tapi mengelola potensi besar yang Jember miliki secara transparan dan berkeadilan," ujar Gus Fawait.
Untuk informasi pendaftaran atau pembukaan gelombang survei berikutnya, Anda dapat memantau akun resmi Instagram Bapenda Jember.
Selain itu juga bisa datang langsung ke kantor di Jl. Jawa Nomor 72, Jember.
Editor : Hariri HJ